GENCIL.NEWS РPONTIANAK  Setelah menyatakan siap akan maju dan bertarung di Pilkada Kota Pontianak 2019, bakal calon Walikota Pontianak, Rusliansyah D. Tolove, mengatakan salah satu program kerjanya apabila terpilih menjadi Walikota Pontianak, akan membangun Tugu Khatulistiwa yang tingginya seperti Tugu Monas di Jakarta.

Namun, yang jelas, kata Tolove sapa akrabnya, Tugu Khatulistiwa adalah ikon Kota Pontianak, dan tugu Khatulistiwa yang ada sekarang perlu dibangun lebih tinggi sehingga bisa mendatangkan wisatawan lokal maupun mancanegara, disisi lain akan meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.

Tolove yang juga Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPW NasDem Kalbar ini menjelaskan akan melanjutkan program pembangunan yang telah dirintis dan dilakukan Walikota Pontianak, Sutarmidji, dalam membangun Kota Pontianak, namun untuk Kecamatan Pontianak Timur dan Kecamatan Pontianak Utara akan dijadikan pusat wisata dan budaya seni di Kota Pontianak.

Baca juga   Pilkada di Kabupaten Paniai Tertunda, Akibat Konflik Politik

Tolove juga menjelaskan, paling tidak tugu Khatulistiwa dibangun 100 meter ke atas, namun untuk ide tersebut perlu dikaji secara mendalam untuk pembangunannya, termasuk juga anggaran yang harus disetujui DPRD Kota Pontianak.

Ia mengharapkan untuk kawasan tugu Khatulistiwa dibuat kawasan hijau, sementara untuk masyarakat sekitar yang memiliki rumah atau tanah yang masuk dalam area Tugu Khatulistiwa, dibebaskan saja oleh pemerintah dengan di ‘ganti untung’ bukan ‘ganti rugi’ sesuai dengan harganya, sehingga tidak ada masyarakat yang dirugikan.

Jika Tugu Khatulistiwa dibangun pastinya akan mengundang banyak investor datang ke Kota Pontianak, apalagi di Kecamatan Pontianak Utara sudah ada lapangan Golf dan tidak semua daerah punya lapangan Golf. Tidak hanya itu, lapangan Golf tersebut sudah ada kerjasama dengan pemerintah Serawak Malaysia, hanya karena fasilitas terbatas, mereka wisatawan dari Malaysia tidak lama di Pontianak.

Baca juga   Lima Persoalan Pertanian di Indonesia, Ini Penjelasannya

Ia juga menambahkan, adanya kesan negatif terhadap suatu daerah, akan terkikis dengan moderenisasi, yang penting masyarakat sekitar diberikan pekerjaan sehingga ada penghasilan yang layak. (all)