Polisi Di Minta Awasi Dana Desa, Jika Ada Yang Bermain Ini Ancaman Kapolri

Polisi Di Minta Awasi Dana Desa, Jika Ada Yang Bermain Ini Ancaman Kapolri

GENCIL.NEWS, KAYONG UTARA – Kapolres Kayong Utara AKBP Arief Kurniawan membenarkan adanya sanksi tegas hingga pencopotan yang di sampaikan Kapolri terkait anggota yang ikut bermain dalam dana Desa, hal ini juga disampaikan Kapolres kepada jajaran anggota Kepolisian yang bertugas di wilayah Kayong Utara.

 

“Kita juga sudah kasih warning kepada anggota tidak ada yang main-main, apa lagi berkolaborasi dengab para kades untuk berbuat yang tidak sesuai dengan dana desa tersebut. Dana desa harus dikelola dengan transparan,”ujarnya, Minggu (21/10)

 

Dirinya juga mengharapkan peran serta masyarakat untuk ikut mengawasi dana desa yang ada di Desa masing-masing. 

 

“Kita juga ingin menggugah masyarakat untuk ikut mengawasi. Apabila ada penyelewengan agar diinfokan ke kita,” tegasnya.

 

Dirinya mengakui pihaknya jauh-jauh hari sudah dimintai Kepala Daerah, yaitu Bupati Kayong Utara untuk bersama-sama mengawasi dana desa yang ada Kayong Utara.

 

“Sebelum ada MoU tersebut, saya sudah sampaikan ke Polsek jajaran karena saat awal-awal (Berdiri Polres) dulu Bupati pernah sampaikan ke kita untuk bantu awasi pengelolaan dana desa di wilayah KKU, “terang AKBP Arief Kurniawan,

 

Bahkan dengan adanya MoU ini, pihak Polres Kayong Utara juga sudah menyampaikan hal tersebut agar MoU ini bisa dijalankan sesuai aturan yang berlaku. Adapun yang menjadi garda terdepan dalam pengawasan dana desa ini ialah para Bhabinkamtibas.

 

“Dengan adanya kebijakan tersebut, kita tekankan terutama juga bagi para bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan yang langsung bersentuhan dengan desa binaannya,”tuturnya.