Pendidikan Gratis Untuk SMA/SMK di Kayong Utara Diupayakan Tetap Berjalan

Pendidikan Gratis Untuk SMA/SMK di Kayong Utara Diupayakan Tetap Berjalan

GENCIL NEWS – KABUPATEN KAYONG UTARA – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, Romi Wijaya tetap akan menggratiskan pendidikan di semua jenjang, termasuk SMA/SMK meski akan diambil alih oleh pemerintah provinsi.

Sebagaimana termaktub dalam Undang-undang nomor 23 tahun 2014 bahwa manajemen pengelolaan SMA/SMK harus berada di tangan pemerintah provinsi, namun hal ini belum ada jaminan pemerintah provinsi akan melanjutkan kebijakan sekolah gratis yang telah digulirkan oleh Pemkab Kayong Utara.

Karenanya, Pemkab Kayong Utara terus berupaya untuk tetap menggratiskan sekolah di jenjang SMA/SMK dengan mencari berbagai solusi yang tepat.

Menurut Romi, pihaknya akan mencarikan solusi mulai dalam bentuk hibah, bansos atau cara lainnya. “Untuk SMA/SMK kita akan carikan solusinya apakah dalam bentuk hibah, bansos, atau apa, untuk menggratiskan pendidikan tingkat SLTA tersebut,” ujar Romi seperti dilansir dari antarakalbar.com.

Seperti diketahui, saat ini di Kayong Utara terdapat 14 SLTA sederajat yang seluruhnya gratis dan akan beralih statusn keewenangannya dari kabupaten ke provinsi.

Romi mengatakan, penyerahan pengelolaan tersebut terdapat tiga hal, aset, sumber daya, dan keuangan. Dari sisi aset sendiri, akan ada pelimpahan aset SMA/SMK se-Kayong Utara ke pemeirntah provinsi. Begitu juga, seluruh guru dan tenaga pendidik di jenjang tersebut akan berada dibawah tanggung jawab provinsi Kalbar.

“Termasuk status kepegawaiannya, proses sertifikasi hingga pengelolaan tunjangan pokok pendidik (TPP) akan diambil oleh pemerintah provinsi,” ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Pemkab Kayong Utara telah melaksanakan program pendidikan gratis dari jenjang SD – SLTA dan program ke jenjang lebih tinggi yakni universitas.