Hari Ibu Ke 89, Martin Rantan Minta GOW Ambil Peran Strategis Dan Aktif Dalam Pembangunan Bangsa

GENCIL.NEWS, KETAPANG – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ketapang meringati Hari Ibu ke 89 Tahun 2017. Puncaknya dilakukan pemotongan tumpeng oleh Ketua TP PKK Ketapang, Ny Elysabet Betty Martin di Ketapang, Kamis (21/12).

Potongan tumpeng itu diserahkan kepada Bupati Ketapang, Martin Rantan selaku Pembina GOW Ketapang. Selanjutnya oleh Bupati menyerahkan potongan tumpeng tersebut kepada Sesepuh GOW Ketapang, Hj Nurhaida Soenardi Basnu.

Pada kegiatan ini juga dilakukan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Kegiatan ini dihadiri Suprapto Wakil Bupati Ketapang, Qadarini Wakil Ketua DPRD Ketapang, Forkopimda, para kepala dinas dan badan.

Bupati menyambut baik peyelenggaraan peringatan hari ibu ke 89 oleh GOW Ketapang. Menurutnya GOW sebagai salah satu wadah persatuan dan kesatuan.

Bupati meminta GOW harus mampu menunjukan jati dirinya. Serta selayaknya mengambil peran strategis dan aktif dalam pembangunan bangsa. Sehingga dapat menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan untuk memberikan kontrisbusi penuh dalam mensukseskan program Pemerintah.

Selanjutnya Bupati berharap kepada GOW Ketapang lebih memberdayakan potensi yang dimiliki dalam pembangunan yang berkelanjutan. Serta berkeadilan demi mewujudkan tujuan kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Bupati mencontohkan peran serta ibu-ibu dalam pembangunan di antaranya ada yang dieksekutif dan birokrasi.

“Berperan didunia politik, dunia atau didunia organisasi sosial kemasyarakatan dan lain sebagainya,” ucapnya.

“Saat ini sudah ada ibu-ibu di Indonesia maupun di belahan dunia lainnya bergerak di politik atau parlemen. Bahkan di Ketapang ada seorang ibu menjadi Wakil Ketua DPDR Ketapang. Semoga kedepan ada ibu-ibu yang menjadi Ketua DPRD Ketapang,”lanjutnya.

Tetapi ada juga yang masih tetap berperan sebagai ibu rumah tangga. Seperti peran ibu-ibu di rumah tangga dalam merawat dan melayani anak dan suami itu hal yang sangat luar biasa,

“Mereka ibu-ibu hampir tidak ada waktu untuk istirahat. Itu Elysabet ibu rumah tangga subuh pukul 05.00 WIB sudah bangun memasak makanan untuk saya dan anak anak,” terang Bupati

Selanjutnya ada ibu-ibu yang berusaha membantu menambah penghasilan keluarga dan itu luar biasa.

“Kita perlu memberikan penghormatan kepada ib-iibu yang telah bersama keluarganya,”ujarnya

Bupati menambahkan sebab itu arti penting lainnya dari peringatan Hari Ibu menurutnya adalah upaya mewariskan nilai-nilai luhur. Serta semngat perjuangan kaum perempuan kepada seluruh generasi penerus bangsa.

Tujuannya agar mempertebal tekad dan semangat untuk bersama-sama dan mengisi pembangunan dengan dilandasi semangat persatuan dan kesatuan.