Wabup Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Di Beberapa Desa

Wabup Tinjau Langsung Pelaksanaan Pilkades Di Beberapa Desa

GENCIL.NEWS, KETAPANG – Wakil Bupati Ketapang, Suprapto melihat langsung proses pemilihan kepala desa di Desa Sukabangun Dalam Kecamatan Delta Pawan dan Desa Baru Kecamatan Benua Kayong.

Pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak tahap kedua ini dilakukan kembali setelah pelaksanaan pemilihan langsung 142 kepala desa di Ketapang pada tahap pertama sukses dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Ketapang.

“Kali ini kita memantau dan melihat pelaksanaan pilkades sudah sesuai aturan dan kesepakatan para calon atau tidak,” kata Wabup Suprapto, Kamis (30/11).

Pada peninjauan ini Wabup didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Ketapang, H Mad Noor Hamid. Serta Muslimin Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ketapang.

Kemudian Nugroho W Sistanto Kabag Humpro Setda Ketapang, Camat Delta Pawan dan Camat Benua Kayong. Semuanya menyaksikan juga proses pencoblosan para calon kepala desa yang berjalan tertib, aman dan lancar.

“Setelah selesai maka kita akan melakukan evaluasi terhadap hasil pemilihan kepala desa ini. Kalau terdapat kekurang maka kedepan akan kita perbaiki lagi,” ucap Wabup.

Wabup mengingatkan yang terpenting mekanisme Pilkades lantaran dalam pelaksanaan Pilkades berita acara kesepakatan para calon kades untuk menerima hasil pemilhan apa adanya. Sehingga kedepan ia berharap tidak ada timbul persoalan.

“Pemilihan serentak kepala desa di Ketapang yang dilaksanakan pada 30 November 2017 ini sebanyak 42 desa. Ini merupakan tahap kedua sedangkan tahap pertama sebanyak 142 juga sudah terselenggara pada waktu yang lalu,”ungkapnya.

“Memang masih ada desa-desa yang belum selesai melaksanakan Pilkades jadi nanti akan kita laksanakan secepatnya,”tambahnya

Ia menghimbau kepada warga untuk menggunakan hak pilih sebaik-baiknya untuk memilih pepemimpinnya sendiri. Kepada calon diharapkannya selama proses pemilihan harus mengikuti mekanisme dan tata tertib serta kesepakatan para calon.

Sehingga yang kalah harus menerima dan mendukung proses pemerintahan desa oleh calon yang terpilih. Tetapi apabila didapati dalam proses pemilihan ada hal-hal yang menyimpang Wabup mempersilahkan melakukan upaya hukum atau gugatan.

“Kalau mekanismenya sudah benar maka dukung yang menang. Lantaran pada dasarnya dalam satu desa kalau di urut-urut semuanya satu keluarga juga,” tuturnya.