GENCIL.NEWS, KUBU RAYA – Ketua KPU Kubu Raya, Gustiar mengatakan temuan di lapangan saat petugas KPU melaksanakan verifikasi banyak hal unik dan menarik, hal ini di sampaikannya saat menjadi salah satu pembicara diskusi demokrasi tentang menelisik kejahatan administrasi kependudukan warga negara dalam pilkada yang di selenggarakan oleh Pokja Rumah Demokrasi Kalbar, Minggu (17/12)

“Diantaranya ada yang kaget karena data KTP ada di data dukungan perseorangan, ada juga yang menyatakan tidak pernah memberikan dukungan kepada siapapun, ada yang namanya benar tapi fotonya di borang lain,”jelasnya

Ia juga mengungkapkan bahkan ada yang ternyata pemilik KTPnya sudah meninggal tetapi masih di masukan dalam form dukungan, selain itu ada juga anggota verifikasi yang di kira adalah sales, yang menawarkan Partai politik.

Baca juga   Presiden Joko Widodo dijadwalkan menghadiri rangkaian acara di Kalimantan Barat.

“Namun dari beberapa temuan ada yang menolak tanpa memberikan keterangan tetapi ada juga yang memberikan pernyataan,”ujarnya

Ia mengakui adanya temuan dilapangan sangat beragam, ada yang menolak dan ada juga yang memberikan pernyataan, dan petugas verifikasi, yaitu PPK dan PPS sedikit demi sedikit bisa memberikan pemaham kepada masyarakat, bahwa PPK dan PPS hanya bertugas menerima berkas dan memverifikasi saja.

Hadir sebagai pembicara Ketua KPU Kubu Raya Gustiar, Panwas Kubu Raya Uray Juliansyah, dan Kasat Intelkam Polresta Pontianak, diskusi ini di ikuti oleh mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan masyarakat.