Antispasi Cuaca Ekstrim, BPBD Himba Warga Tetap Waspada

Antispasi Cuaca Ekstrim, BPBD Himba Warga Tetap Waspada

GENCIL NEWS – KABUPATEN LANDAK – Kondisi iklim yang tidak menentu acapkali mendatangkan kekhawatiran berlebih. terutama bagi masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana alam.

Menyambut kedatangan cuaca yang ekstrim ini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Landak, Banda Kolaga, mengatakan, melihat situasi cuaca yang saat ini yang berubah tanpa terkendali. Bencana seperti banjir, puting beliung, dan tanah longsor menjadi ancaman yang cukup serius.

“Seperti tanah longsor di Seha, itu kewenangannya ada di Provinsi. Kita dari Pemkab Landak sudah pasang plang. Jadi situasi Landak sampai saat ini, hujan tidak menentu tapi cukup lama kita sudah antisipasi,” ujarnya pada Jumat (14/7). 

Ia menegaskan bahwa rapat dengan bidang-bidang yang ada di BPBD sudah dilancarkan guna menemukan tindakan tepat untuk mengantisipasi persoalan ini.

“Selain itu, sudah menghimbau kepada para Camat untuk disampaikan kepada masyarakat, agar selalu waspada mengantisipasi bila terjad banjir yang sifatnya mendadak,” jelasnya.

Banda menambahkan, prediksi BMKG kemarau akan terjadi di Bulan Juli. “Bahkan kita kemarin diminta penetapan kasus Karhutla, tapi perkiraan itu meleset. Tapi memang ada panasnya juga. Maka dari itu meski ada perkiraan dari BMKG, kita harus selalu siap,” terangnya.

Pihaknya juga sudah mempersiapkan perlengkapan-perlengkapan yang diperlukan.

“Karena bisa dibilang cuaca cukup ekstrim, di mana ada hujan yang terjadi cukup lama. Tapi sejauh ini memang belum ada bencana, hanya longsor di Seha saja. sehingga sampai dengan saat ini, untuk daerah lain di Kabupaten Landak masih aman dan terkendali,” pungkasnya.