Pencanangan Hari bulan bhakti gotong royong masyarakat (BBGRM), Hari Pangan Sedunia Hari kesatuan Gerak PKK sekaligus Hari Keluarga Nasional (Harganas) bersama seluruh pihak terkait dilakukan di Kabupaten Melawi Provinsi Kalimantan Barat.

Beberapa kegiatan yang dijadikan satu di tanah pinoh ini dihadiri ribuan orang dari seluruh dinas serta anggota PKK termasuk BkkbN yang ada di 14 Kabupaten Kota.

Gubernur Kalbar diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura Kalbar, Hironimus Hero menjelaskan kemandirian pangan dan keluarga sejahtera akan mewujudkan masyarakat beriman sehat dan sejahtera.

“Bulan Bhakti Gotong Royong menjadi momen kepada generasi muda sejak dini dalam proses pendidikan melalui praktek nyata dan bukan hanya wacana dan jargon,” ungkapnya saat membuka kegiatan, Kamis (6/9/2018).

Menurutnya melalui pencanangan ini maka harus diaktualisasikan dalam bekerja sehari-hari meski tak mudah disaat individualistis bekerja bersama sama mengikis ego daerah termasuk ego sektoral yang harus dihapuskan.

“Sebuah gerakan yang lebih berperan dibidang kesehatan dan program kesejahteraan rakyat termasuk Camat dan Lurah dalam memberikan perhatian kepada generasi penerus bangsa,” paparnya.

Baca juga   Harapkan Kapolda Kalbar Jadi Sahabat Nelayan

Bahwa kegiatan ini termasuk intropeksi selain refleksi insan pertanian apa yang telah diberikan dan didedikasikan kepada masyarakat.

“Kemandirian pangan merupakan pilar utama hak asasi manusia dan menegakkan hal asasi lainnya, termasuk penanggulangan kemiskinan di lingkup masyarakat,” terangnya.

Bupati Melawi. Panji mengakui bahwa kegiatan ini tentu membawa makna dan hikmah tersendiri karena ketika berbicara mengenai bulan bhakti masyarakat sesuai ucapan Soekarno bahwa Pancasila dikerucutkan menjadi satu adalah gotong royong.

“Bukan hal kecil melaksanakan kegiatan hari ini menjadi sebuah hal yang diperlukan akan gotong royong dan manusia bukan diciptakan untuk sendiri tetapi saling membutuhkan,” katanya.

Merupakan sebuah kesadaran oleh pemerintah dan menjadi nilai dasar yang diakui secara universal, dijelaskan Panji termasuk menghilangkan ego sektoral.

“Demikian pula dengan hari keluarga merupakan basis penerus bangsa yang menentukan dan dominan dalam melahirkan manusia berkarakter bernilai dasar dan bukan menjadi manusia ikutan dan larut akan jaman,” paparnya.

Menurutnya manusia yang berkarakter dalam nilai kehidupan melaksanakan tugas negara dan generasi penerus dan menjadi harapan negara.

Baca juga   TNI - TDM SIRI Lakukan Patroli Untuk Cegah Hal Ini

“Semoga mendapatkan semangat baru karena keluarga menjadi basis generasi kedepan bagi bangsa dan negara,” harapnya.

Deputi KSPK BkkbN RI, Widati mengatakan perlu perencanaan hal yang baik bagi keluarga yang baik. “Bahwasannya BkkbN aware terhadap seluruh kehidupan keluarga melingkup seluruh aspek dengan tema hari keluarga ari kita semua,” tuturnya.

Sesuai dengan UU bahwa urusan pemerintah bidang penduduk merupakan urusan wajib merupakan urusan pemerintah pusat dan daerah dalam program KKBPK sehingga diperlukannya partisipasi aktif termasuk tokoh agama masyarakat dan mitra kerja.

Hari puncak sekaligus pencanangan dilakukan di Stadion Raden Tumenggung Setia Pahlawan ini dihadiri oleh Kadis Pemdes, Kadis Pertanian Kalbar, Bupati Kapuas Hulu, Bupati Melawi, Kepala BkkbN Kalbar dan Deputi KSPK BkkbN RI. (dpw)

Portal Berita Online Harian Menyajikan Informasi Kalimantan Barat, Nasional,Internasional, Bisnis,Teknologi, Traveling,Budaya, Gaya hidup,Kesehatan, Kuliner, olahraga, Film, Musik, dibangun melalui inovasi dan teknologi terkini.