BPH Migas Tetapkan 54 Titik Penyalur BBM Satu Harga

BPH Migas Tetapkan 54 Titik Penyalur BBM Satu Harga

GENCIL.NEWS, SANGGAU – Komitmen pemerintah untuk mencapai target realisasi program BBM satu harga kian mendekati kenyataan. Tahun 2017 ini, Pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menetapkan target 54 titik penyalur BBM satu harga.

Peresmian lembaga penyalur BBM satu harga yang terbaru dilaksanakan di Kecamatan Batang Tarang, Sanggau, Kalbar, Kamis (9/11).

Peresmian Stasiun Pengisian Bahan bakar Khusus Bersubsidi (SPBKB) ini merupakan hasil kerjasama dengan pihak Swasta, yakni  PT AKR Corporindo.

Sehari sebelumnya SPBKB dengan lembaga penyalur yang sama pun diresmikan di Kecamatan Ledo, Kabupaten Bengkayang.

Dalam peresmian SPBKB Batang Tarang ini turut dihadiri oleh anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Ibu Katherine Angela Oendoen, Komite BPH Migas yang diwakili Bpk. Hendry  Ahmad, M.T dan Bpk. Moh, Ibnu Fajar, ST, Sekretaris Ditjen Migas, Bpk. Susyanto, SH, M.Hum, Komisaris AKR Corporindo, Bpk. I. Nyoman Mastra  dan Direktur AKR Corporindo, Ibu Nerry Polim. serta  mitra SPBKB Batang Tarang , Bapak Stefanus Afat.

Ibu Katherine Angela Oendoen, anggota DPR RI yang membawahi Komisi VII bidang ESDM menyatakan apresiasi  atas kembali diresmikannya penyalur BBM Satu Harga di Provinsi Kalbar, khususnya di Kabupaten Sanggau.

Dengan berdirinya unit SPBKB AKR di Sanggau berarti sudah ada 29 titik lembaga penyaluran BBM satu harga di Indonesia.  Empat diantaranya di Kalbar.

“Saya mengapresiasi komitmen pemerintah yang diwakili oleh BPH Migas dan Ditjen Migas untuk menepati target realisasi  penyaluran BBM Satu Harga di provinsi Kalimantan Barat,” katanya.

Saat ini sudah ada empat titik penyaluran BBM satu  harga di provinsi Kalbar, yakni di kabupaten Bengkayang, yakni di kecamatan Ledo dan Jagoi Babang, sementara di kabupaten Sambas ada di kecamatan Paloh.

“Sementara peresmian SPBKB di Kecamatan  Batang Tarang, Kabupaten Sanggau hari ini menggenapi empat lembaga penyalur BBM satu harga di Kalbar,” ungkap legislator dari fraksi Gerindra tersebut.

Menurutnya, program BBM satu harga merupakan momentum yang sangat baik bagi masyarakat yang ada di wilayah-wilayah terdepan, terluar, maupun yang masih tertinggal untuk meningkatkan perekonomiannya.