Bupati Sekadau Tanda Tangan MoU Dengan Kemenkes RI

Bupati Sekadau Tanda Tangan MoU Dengan Kemenkes RI

GENCIL.NEWS, SEKADAU – Bupati Sekadau, Rupinus didampingi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Sekadau, Hendri Alpius dan Kepala Dinas Kesehatan, ST. Emanuel, melakukan penandatanganan nota kesepahaman Wajib Kerja Dokter Spesial bersama Kementerian Kesehatan, Rabu (22/11)

Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan usai pembukaan pembekalan peserta wajib kerja dokter spesialis (WKDS) dan nota kesepahaman dengan kepala daerah oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila F Moeloek di Ballroom Hotel Red Top, Jakarta.

“Dengan adanya MoU Wajib Kerja Dokter Spesialis tentunya diharapkan dokter spesialis yang ditugaskan nanti di RSUD Sekadau dapat memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat dan tidak kekurangan dokter spesialis lagi. Dengan demikan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal,” kata Bupati Rupinus usai melaksanakan penandatanganan.

Menurut orang nomor satu di Bumi Lawang Kuari ini, tujuan dari nota kesepahaman ini adalah dalam rangka memenuhi kebutuhan pelayanan spesialistik di daerah melalui Wajib Kerja Dokter Spesialis sehingga dapat meningkatkan akses masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan spesialistik, khususnya di Kabupaten Sekadau.

“Kita merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Menteri Kesehatan RI yang sudah memberikan dokter spesialis melalui WKDS ini. Kita merasa sangat terbantu dengan adanya dokter spesialis yang akan bertugas di kabupaten sekadau ini, hal ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat kabupaten sekadau akan pelayanan kesehatan melalui dokter spesialis,” ujarnya.

Sementara itu Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila F Moeloek dalam sambutannya mengatakan ketersedian dokter spesialis di daerah, merupakan bagian dari upaya pemerataan dokter spesialis di seluruh Republik Indonesia, melalui wajib kerja dokter spesialis sebagai bentuk pengabdian kepada negara guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

Dalam kesempatan itu Menteri Kesehatan menitip pesan kepada Kepala Daerah untuk memberikan fasilitas rumah dan tambahan insentif kepada para dokter spesialis.

Hal ini dimaksudkan agar dokter spesialis dapat memberikan pelayanan maksimal di rumah sakit dimana mereka ditempatkan.

Kepada dokter spesialis yang akan ditempatkan di seluruh indonesia, Menkes menitip pesan untuk dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, karena masyarakat betul-betul membutuhkan pelayanan dari dokter spesialis.

Disamping itu Menkes juga berpesan agar para dokter dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan menyesuaikan dengan budaya daerah setempat.

Sementara Sekretaris Jenderal Kemenkes RI, Untung Suseno Sutarjo menyampaikan, bahwa Nota Kesepahaman ini terkait dengan usulan 114 rumah sakit dari 113 kabupaten/kota dan 29 Provinsi namun yang direkomendasikan Kemenkes hanya 90 rumah sakit, 85 Kabupaten/kota dan 27 Provinsi.

Sementara itu, Plt. Direktur RSUD Sekadau Henri Alpius mengatakan dari kerjasama WKDS itu Kabupaten Sekadau mendapat dua orang dokter spesialis yakni dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis kandungan.

Kehadiran dokter spesialis ini untuk menjawab kekurangan dokter spesialis di RSUD Sekadau. Dengan dua tambahan dokter spesialis tersebut lanjut Hendri maka RSUD sekadau memiliki 10 tenaga spesialist.

“Ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah kabupaten sekadau terhadap kebutuhan masyarakat terhadap kesehatan,” ujarnya.