Penonton Dibuat Terpukau Dengan Aksi Prajurit TNI

Penonton Dibuat Terpukau Dengan Aksi Prajurit TNI

GENCIL.NEWS, PONTIANAK – Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti mengatakan kemampuan bela diri militer yang di demontrasikan itu adalah oleh anggota Kompi Yonarmed 16/Komposit Kodam XII/Tanjungpura sebanyak 55 prajurit.

Adapun tema yang diusung adalah Melalui Lomba Demo Yong Moo Do Tingkat Kompi TA 2017, Kita Jadikan Yong Moo Do Sebagai Keterampilan Perorangan Prajurit TNI AD Yang Profesional dan Mendukung Tugas Pokok TNI AD.

“Demontrasi bela diri ini ditampilkan dihadapan Bapak Pangdam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Andika Perkasa, hadir para Asisten Kasdam XII/Tpr, Wakil Ketua Koni Provinsi Kalbar, tak luput dari tim penilai dari Pusat berjumlah sembilan orang di Ketuai Kolonel Infanteri Akhyari, juga terbuka ditonton oleh warga,” ujar Kapendam XII/Tanjungpura di sela-sela kegiatan di lapangan keras Makodam XII/Tanjungpura, Senin (4/12).

Selain itu Kapendam menyampaikan, bahwa kegiatan ini termasuk dilombakan yang diadakan oleh Angkatan Darat.

“Bertujuan untuk membina dan mengasah keterampilan bela diri Prajurit Angkatan Darat”, terang Kapendam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti.

“Jelas, Kodam XII/Tanjungpura yang diwakili oleh Yonarmed 16/Komposit, mendapatkan nilai yang maksimal dengan menjunjung nilai sportifitas dan menang,”tambah Kapendam XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti, mengakhiri

Prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) unjuk kebolehan bela diri militer Yong Moo Do yang digelar oleh Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura dipusatkan di lapangan keras Markas Kodam XII/Tanjungpura. Aksi mereka membuat para penonton dibuat terpukau dengan kehebatan para prajurit.

Demonstrasi bela diri militer Yong Moo Do ini pun berhasil membuat ribuan pasang mata terpukau, saat gerak pukulan, tangkisan, tendangan, apalagi ketika menghancurkan beton dan mematahkan benda besi baja dengan tangan kosong.