PKK Kalbar Lakukan Study Banding Ke Jatim

PKK Kalbar Lakukan Study Banding Ke Jatim

GENCIL.NEWS, PONTIANAK – Berkeinginan kuat untuk menang dalam perlombaan Kesatuan Gerak KB Kesehatan tingkat Nasional, PKK Kalimantan Barat melakukan kunjungan sekaligus studi banding ke Desa Sumber Sekar Kecamatan Dau Kabupaten Batu Provinsi Jawa Timur.

R Nono Ratnadhie, Sekretaris Dinas DPPKB (Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana) Kabupaten Malang mengatakan bahwa Desa Sumber Sekar Kecamatan Dawu Kabupaten Batu merupakan Desa dengan pengalaman menjadi pemenang lomba KB Kesehatan ditingkat Nasional.

Ketua Penggerak Desa Sumber Sekar, Riati Hasan Ashari mengakui bahwa PKK Desa Sumber Sekar Batu Jatim terus melakukan inovasi dan lebih mengedepankan partisipasi masyarakat.

Ia menjelaskan saat persiapan perlombaan, ketika juri datang melihat partisipasi masyarakat terlihat mulai dari balita hingga lansia termasuk tokoh masyarakat semua terlibat dalam Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan.

Dengan jumlah penduduk sekitar 6.721 orang dengan kader sebanyak 216 orang, diakui Ketua Penggerak PKK, inovasi yang telah dilakukan adalah salah satunya membentuk taman Posyandu mandiri percontohan yang telah mengikuti berbagai lomba dan telah terintegrasi dengan PAUD dan beberapa pihak terkait.

“Kami juga ada PIK Remaja Puspa Taruna dari 2012 dengan 45 remaja dengan sasaran 10 tahun sampai SMA dan mereka yang putus sekolah,” ungkap Riati saat Pemaparan Program, Jumat (10/11).

Selain itu, inovasi seperti bengkel mandiri, keterampilan gypsum, mengurangi nyamuk disetiap rumah untuk perangkap telur nyamuk demam berdarah, keterampilan limbah plastik,

Musik perkusi dari remaja dan para ibu memberikan keterampilan sulam dan payet keremaja putri, selain ada bumbung tanaman obat yang dipasang disetiap rumah dengan bumbung berisi tanaman obat sebagai P3K merupakan inovasi-inovasi yang dilakukan.

“Mengantisipasi Angka Kematian Ibu menuju Zero, desa kami memasang bendera ibu hamil warna kuning agar warga sekitar menjaga ibu dan memasang stiker juga ada ambulance desa yang diambil dari mobil pribadi warga dengan sukarela menjadi ambulance,” katanya

Ada juga gerakan cuci tangan disetiap depan rumah warga, selain inovasi rumah tanpa asap dengan artian seluruh rumah didesa kami harus jauh dari asap rokok,” tuturnya.

Sementara Kabid ADPIN BkkbN Kalbar Sondang Ratna Utari menjelaskan kedatangan 35 orang PKK Sanggau dan PKK Provinsi Kalbar adalah untuk mencari ilmu dan berniat untuk mempelajari hal penting agar dalam perlombaan Gerak PKK KB Kesehatan Tingkat Nasional dilaksanakan, PKK Kalbar akan mendapatkan juara nasional seperti yang telah dilakukan PKK Jawa Timur