Tim PKK Dan BKKBN Kalbar Kunjungi BKKBN Jatim Untuk Percontohan

Tim PKK Dan BKKBN Kalbar Kunjungi BKKBN Jatim Untuk Percontohan

GENCIL.NEWS, PONTIANAK – Jawa Timur dengan jumlah penduduk hampir 39 ribu dari 39 Kabupaten/Kota, 664 kecamatan, 8.507 desa menjadi Provinsi percontohan bagi seluruh peserta KB Kesehatan se-Indonesia.

Betapa tidak, tiga tahun berturut-turut, Jatim memenangkan Lomba KB Kesehatan sehingga 35 anggota PKK Kalimantan Barat melakukan studi banding ke Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BkkbN) Jatim.

Kabid Adpin BkkbN Jatim, Maria Ernawaty mengaku dalam persiapan lomba KB Kes, BkkbN Jatim bersama sama OPD terkait seJatim termasuk BkkbN, Dinas Kesehatan, Dinas PMD, Dinas Sosial dan lainnya bertekad menyatukan suara untuk melaksanakan kegiatan.

“Kami berkomitmen membuat kegiatan dalam mendukung kegiatan KB Kes dan mencanangkan dengan kegiatan-kegiatan KB Kes selanjutnya dan pointnya ada di Kampung KB menyesuaikan kegiatan terupdate,”ungkapnya saat Studi Banding di BkkbN Jatim, Kamis (9/11).

Menurutnya hasil kegiatan yang sesuai buku panduan, BkkbN Jatim bersama tim mengirimkan kegiatannya per 3 bulan dalam bentuk pencanangan selain memberikan info terkait KB Kes juga memberikan informasi terhadap program lain.

“Seperti gerakan masyarakat hidup sehat dari dinas kesehatan lantas BkkbN memberikan kampung KB dan disinergikan ke KB Kes,” katanya.

Sesuai buku panduan pula, Erna menjelaskan mekanisme pelaksanaan dari kabupaten kota mengadakan lomba di kecamatan untuk pembinaan secara berjenjang.

Selain Kabupaten kota mengirimkan profil dengan kategori PKK KB Kes, Posyandu, LBS dan LKBS.

“Dari profil yang masuk, provinsi tidak menilai semuanya jadi diambil nominator masing-masing 6, posyandu 6 dan sebagainya dari masing masing dan kami turun memverifikasi sesuai apa tidak dengan kondisi lapangan,” paparnya.

Kepala Perwakilan BkkbN Jatim, Yanrizal Makmur mengatakan Jatim untuk peserta KB aktif MKJP untuk capaian sebesar 28,35 persen sementara untuk sasaran di 2017 sebesar 22,89 persen, dan untuk jumlah peserta aktif tambahan dengan target 2017 sebanyak 191,456.

“Keluarga di Jatim sendiri sudah paham terkait kependudukan karena BkkbN menargetkan 50,30 persen dengan capaian 51,3 persen untuk kesadaran dalam kependudukan,” terangnya.

Sementara Kabid Adpin BkkbN Kalbar, Sondang Ratna Utari mengatakan studi banding yang dilakukan PKK dan BkkbN Kalbar ini untuk mencontoh keberhasilan PKK Jatim yang berkali-kali berhasil menjadi juara dalam lomba yang diselenggarakan secara nasional.