Anggota DPR RI F-PPP Ingatkan Pentingnya Membangun Kedewasaan Politik Dan Budaya Politik Etik

Anggota DPR RI F-PPP Ingatkan Pentingnya Membangun Kedewasaan Politik Dan Budaya Politik Etik

GENCIL.NEWS, SINGKAWANG – Dihadapan puluhan Kader dan pengurus DPC PPP Kota Singkawang, Ir. Firmansyah Mardanoes MM. Anggota DPR RI F-PPP Menyampaikan pentingnya membangun kedewasaan berpolitik serta budaya politik etik, yang mampu bersinergi dengan simpul-simpul politik yang ada, dengan saling menguatkan dan membangun antara para pihak, baik pelaku politik ataupun penyelenggara politik untuk mewujudkan Pilkada yang bermartabat.

Di sela-sela diskusi UU no 10 Tahun 2016 di Swiss-Belhotel kota Singkawang, Firmansyah memaparkan Bahwa terdapat identifikasi permasalahan pilkada, dari mulai netralitas penyelenggara pemilu dan Aparatur Sipil Negara (ASN), sampai politik uang dan isu SARA ataupun Hoax media sosial yang jauh dari etika berpolitik yang santun.

“Setidaknya ada 171 daerah akan melaksanakan Pemilihan kepala daerah secara serentak,” ungkap Firmansyah.

Menurutnya merawat kematangan berdemokrasi terutama di Pilkada serentak 2018 adalah bagian penting dalam menjaga momentum demokrasi dan politik, bagaimana terus memperhatikan stabilitas keamanan dan politik, serta mendorong kemampuan peningkatan profesionalitas penyelenggara pemilu.

“Kita berharap kedepan dalam pelaksanaan Pilkada penyelenggara pemilu yang solid, kombinatif, dan representatif dalam melaksanakan tahapan penyelenggaraan Pilkada yang berkualitas,” kata Anggota DPR RI dapil Kalimantan Barat tersebut.

Firman mengungkapkan bahwa Masyarakat dan para pelaku politik khususnya kader-kader PPP harus mampu mengawal dan mensukseskan Pilkada sebagai bagian persiapan mesin Politik Partai menuju PPP Besar pada 2019 nanti, dengan menggelorakan semangat dan Jargon “Bergerak bersama rakyat”, maka komitmen tersebut tidak hanya selesai pada tataran perjuangan politik, ekonomi, sosial namun juga pendidikan politik yakni menciptakan masyarakat dan kader PPP yang menjunjung tinggi etika politik dalam demokrasi.

“Sehingga dampak Elektoral pada PPP sangat signifikan dengan merebut empati rakyat Indonesia kedepan,”tuturnya

Firman berharap Persiapan Pilkada 2018 benar – benar maksimal, semua stakeholder dapat memgambil peranannya dengan baik, khususnya menjelang Pilkada Provinsi Kalimantan Barat harus dipersiapkan dengan matang oleh pihak terkait.

“Para Penyelenggara politik baik KPU dan Panwaslu Kabupaten Singkawang harus benar-benar siap, responsib terhadap berbagai laporan dan masukan untuk membangun sebuah sistem politik yang bermartabat,”ujar Firmansyah menjawab pertanyaan kader tentang apa yang harus dilakukan untuk Pilkada Di Kalbar 2018 mendatang.

Dilain Pihak Pemateri lainnya yakni Ketua Panwaslu Singkawang, Hj Zulita, menjelaskan dalam diskusi tersebut Pihaknya tengah mengupayakan membangun sinergitas yang maksimal, antara penyelenggara, masyarakat yang berintegritas tinggi yang mampu menjadi pelopor tegaknya Pilkada jujur dan adil dengan pengawasan partisipatif dari masyarakat, serta kerjasama Para Parpol untuk saling menunjang Politik yang bersih, jujur, adil dan bermartabat.

Pihaknya akan memastikan kelengkapan sarana dan prasarana serta sumber daya manusia demi menunjang kinerja panwaslu Kota Singkawang,

“Kita telah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait dalam rangka untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilgub Kalbar tahun 2018,”ungkapnya