KPU Pontianak Tetapkan Nomor Urut Paslon

GENCIL.NEWS Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pontianak menggelar rapat pleno terbuka penetapan nomor urut dan daftar pasangan calon (Paslon) dalam pemilihan walikota dan wakil walikota pontianak, Selasa (13/2).

Dalam penetapan tersebut, tiga pasangan calon memilih acak nomor urut yang sudah disediakan KPU Kota Pontianak. Dalam pemilihan nomor urut tersebut didapati pasangan calon Harry Ardianto-Yandi terpilih mendapat normor satu yang secara sah menjadi paslon nomor urut 1. Pasangan Edi Rusdi Kamtono-Bahasan mendapat nomor 2 dan pasangan nomor urut 3 adalah paslon Sataruddin-Alpian Aminardi.

“Penetapan ini sudah sah dan secara resmi diakui oleh KPU Kota Pontianak,” kata Ketua KPU Kota Pontianak, Sujadi.

Setelah nomor urut tanggal 13 Februari 2018, baru pada tanggal 15 Februari paslon yang ditetapkan dan memiliki nomor urut ini sudah bisa berkampanye.

“Nah, baru tanggal tanggal 18 Februari 2018 ini, kita akan menggelar Pilkada damai,” ucapnya.

Dijumpai usai penetapan nomor urut paslon, calon walikota Pontianak Harry Adrianto  mengaku, nomor satu adalah sebuah pertanda untuk sebuah nomor kemenangan.

“Nomor 1 dari bilangan yang ada, yang berarti pertama. Ini kayanya kental melambangkan nomor kemenangan. Pastinya kita optimis dengan urutan 1 ini, kita percaya diri untuk menjadi yang pertama dan menang,” katanya.

Sementara calon Walikota Pontianak, Edi Kamtono yang mendapat nomor urut 2 siap melanjutkan kepemimpinan yang ada sebelumnya.

“Kita siap melanjutkan. Semoga perjalannya kita lancar hingga tanggal 27 Juni mendatang,” katanya.

Lain Edi Kamtono, lain Sataruddin-Alpian Aminardi. Paslon yang mendapat nomor urut 3 ini malah dengan santai mengatakan bahwa nomor bukan segalanya.

Paslon yang mengusung take line ‘Pontianak hebat’ ini beranggapan saat ini yang perlu dilakukan adalah bagaimana mengajarkan dan mengedukasi masyarakat tentang politik santun dan cerdas. (all)