Patut Diteladani, Begini Peran Pemda Kapuas Hulu Dalam Bidang Keagamaan

Patut Diteladani, Begini Peran Pemda Kapuas Hulu Dalam Bidang Keagamaan

GENCIL NEWS – KAPUAS HULU – Pemerintah Dearah Kapuas Hulu bisa dibilang sangat selektif dan tertib dalam menjalankan mekanisme serta prosedur pembangunan sarana ibadah di wilayahnya. Hal ini bukan semata-mata untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang aman saja, melainkan sebagai realisasi dari aturan yang dibuat, terutama berkaitan dengan bansos dan hibah.

Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero menyatakan bahwa pihaknya tak pernah lalai memperhatikan bidang keagamaan. Pernyataan ini semakin diperkuat dengan didirikannya sarana ibadah, untuk lintas agama yang terus difokuskan sampai sekarang.

Antonius juga menjelaskan bahwa salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk membangun tempat atau sarana ibadah ialah harus ada organisasi berbadan hukum. Menurutnya jika sejumlah syarat sudah dilunasi, maka bantuan untuk pembangun bisa diterima oleh pemerintah. Tentunya melalui proposal pengajuan.

“Pastinya pemerintah tidak pernah memilah-milah usulan, jika semua persyaratan sudah dilengkapi,” ucapnya.

Toleransi juga menjadi hal yang selalu dikedepankan, agama apapun tidak pernah dibedakan oleh pihaknya. Dengan kata lain, mereka tetap diperlakukan dengan cara yang sama. “saya sudah satu tahun lebih bersama Pak Bupati (AM Nasir) memimpin Kapuas Hulu, dalam pelayanan tidak pernah ada perbedaan,” paparnya dengan jelas. Skala prioritas juga menjadi hal yang dipertimbangkan.

“Kita tahu tahun bahwa tahun ini, keuangan daerah sangat terbatas, karena ada pemangkasan anggaran oleh pemerintah pusat, otomatis banyak program yang belum bisa diakomodir. Diharapkan, masyarakat bisa memaklumi kondisi keuangan sekarang ini”, ungkap Antonius kepada wartawan Tribun belum lama ini.