Pelajar dan Mahasiswa Dominasi Angka Kecelakaan

Pelajar dan Mahasiswa  Dominasi Angka Kecelakaan

 

GENCIL-NEWS Kepala Cabang PT Jasa Raharja Persero Kalimantan Barat, AM Tawil mengungkap, dari datanya 2017 lalu, tercatat kendaraan roda dua masih mendominasi kecelakaan dengan korban kebanyakan pelajar dan mahasiswa.

“Usia korban berada di masa produktif. Ini membuat  saya miris ya,” katanya, kemarin.

Ia mengungkapkan, sebenarnya upaya menekan kecelakaan sudah dilakukan. Seperti kerjasama dengan mitra kepolisian dan Dishub melalui sosialisasi di sekolah, kampus dan masyarakat pedesaan.

“Kami tak henti mengajak masyarakat taat aturan berlalu lintas. Apa yang dilakukan sebagai antisipasi kejadian kecelakaan,” terangnnya.

Sedangkan santunan pembayaran kecelakaan tahun ini diberi tahu dia mengalami penurunan. Tapi jumlah pembayaran dana santunan meningkat. Sebabnya karena ada aturan baru yang diberlakukan Juni lalu tentang kenaikan pembayaran santunan kecelakaan.

Dari aturan baru sekarang, sesuai dengan PMK nomor 15 dan 16 tahun 2017, pembayaran santunan mengalami kenaikan 100 persen. Untuk meninggal dunia yang semula Rp 25 juta kini naik Rp 50 juta, perawatan maksimal Rp 20 juta, cacat tetap Rp 50 juta, biaya penguburan Rp 4 juta, biaya ambulan Rp 5 ratus ribu dan P3K Rp 1 juta.

Dibanding tahun lalu, Tawil mengungkap ada penurunan kejadian kecelakaan di Kalbar. Tapi yang disayangkan korban kecelakaan kebanyakan pelajar dan mahasiswa. (all)