Pemkot Akan Prioritaskan Pengendara Sepeda

Pemkot Akan Prioritaskan Pengendara Sepeda

GENCIL.NEWS, PONTIANAK – Komunitas sepeda yang tergabung dalam Bike To Work bekerjasama dengan WWF menggelar kegiatan Bike To School Campaign di sekolah Pelita Cemerlang, Selasa (19/09)

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono yang dihadiri oleh sekitar 50 orang peserta dari kalangan siswa/i SMP Pelita Cemerlang, kegiatan tersebut berlangsung lancar dan penuh kemeriahan.

Pada kesempatan itu Edi Rusdi Kamtono menyampaikan kalau pemerintah Kota Pontianak akan mengupayakan untuk memprioritaskan pengendara sepeda. “Kita bersama komunitas sepeda selalu mengkampanyekan ke pelajar untuk bersepeda ke sekolah, dan mulai membudayakannya, sepeda itu sekarang menjadi kendaraan favorit bagi semua kalangan termasuk para pejabat instansi jadi kita ingin ada kolaborasi bersama pemkot sehingga akan di buat trotoar untuk sepeda,” kata Edi saat di wawancarai.

Untuk kesadaran masyarakat Edi mengakui terdapat beberapa oknum yang memang membandel untuk melanggar marka jalan yang telah dibuat, “Untuk antusiasme masyarakat dalam menggunakan sepeda cukup tinggi, permasalahannya pada track sepeda yang belum aman karena bercampur dengan jalur kendaraan bermotor dan masih terdapat beberapa masyarakat yang melanggar marka jalan dan aturan – aturan lalu lintas,”imbuhnya

Terdapat beberapa masalah juga selain track yang bercampur yaitu keamanan untuk siswa/i dalam menggunakan sepeda untuk berpergian terutama ke sekolah, “Untuk anak sekolah tadi saya tanya ke sekolah ngapa gak pakai sepeda, dan ternyata mereka harus mendapat izin dari orang tua selanjutnya pihak sekolah karena ada kekhawatiran tentang keamanannya,” ungkap Wakil Walikota Pontianak tersebut.

“untuk itu sosialisasi bersepeda harus meyakinkan para orang tua dan pihak sekolah tentang keamanannya dan pemkot akan membuat jalur khusus untuk sepeda dengan rute – rute khusus, agar keamanan dan kenyamanan di Kota Pontianak terjamin untuk seluruh pengendara,”tutup Edi mengakhiri pembicaraan.