GENCIL.NEWS, PONTIANAK – Pengurus Perhimpunan Pemuda (Permuda) Kapuas Raya, Yan Sunardi menyambut baik adanya isu pemekaran provinsi Kapuas Raya yang di bawa oleh beberapa calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar.

“Kita bersyukur kalau ada isu pemekaran wilayah yang di jadikan program beberapa calon, Kapuas Raya itu dari dulu juga sudah di suarakan setiap ada pilkada di Kalbar, tetapi sampai sekarang juga belum lengkap administrasi terus,”ujar Yan Sunardi yang juga sebagai ketua umum Himpunan Pemuda Kapuas Hulu (HPKH), Selasa (09/01)

Ia menjelaskan sebenarnya masyarakat timur Kalbar telah lama mendambakan pemekaran tersebut, ia sebagai salah satu masyarakat Kapuas Hulu merasakan keterbatasan akses di daerah hulu sangat tertinggal di bandingkan daerah hilir.

Baca juga   Layangan Dengan Kawat Rentan Pengaruhi Kondisi Listrik

“Masyarakat sangat membutuhkan pemekaran tersebut agar tercipta pembangunan infrastruktur yang merata di wilayah hulu, karena masih banyak daerah-daerah di wilayah kami sana yang jalannya belum memadai, dikampung-kampung masih banyak belum teraliri listrik, sehingga daerah hulu Kalbar di anggap tertinggal dan terpencil hingga sekarang,”terang Yan

Yan menuturkan daerah hulu terdapat 3 kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, sehingga jika tidak menjadi perhatian serius maka masyarakat akan bergantung hidup pada negara lain.

“Sanggau, Sintang, dan Kapuas Hulu itu semua berbatasan dengan negara luar, beberapa kejadian di daerah perbatasan sudah cukup jadi referensi kita untuk memberikan pembangunan dan kesejahteraan di hulu, jangan sampai kesejahteraan itu di dapat di negara orang,”ungkapnya

Baca juga   Ini Kriteria Kota Pontianak Dapat Penghargaan Khusus Sebagai Kota Dengan Kinerja & Tata Kelola Sangat Baik

Ia menegaskan kepada para calon yang membawa program pemekaran di pilgub Kalbar benar-benar memberikan komitmen tegas untuk memekarkan provinsi Kapuas Raya, agar indeks pembangunan manusia (IPM) di hulu lebih baik.

“Seluruh sektor menjadi lebih baik, jadi hulu tidak terus-terusan dianggap daerah tertinggal, terpencil, dan sebagainya. Kami yakin pemekaran adalah solusi tentang gerahnya masyarakat inginkan kesejahteraan,”ucapnya

“kan keliatan nanti mana yang komitmen dan yang cuma berikan angin, kita bisa liat dari track record kepemimpinan, dan program yang di jabarkannya secara objektif dan realistis,”pungkasnya