GENCIL.NEWS Rakornis Porapar se-Kalbar digelar di Kayong Utara ,Ketika berbicara tentang pemberantasan praktik korupsi dan pungli, serta berbicara tentang peningkatan kualitas pelayanan publik dan tentang memenangkan kompetisi global dengan pelayanan publik yang prima maka sektor kepemudaan pariwisata dan olahraga merupakan sektor yang penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan serta pelayanan kepada masyarakat termasuk pelayanan dibidang Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata.

“Dimana bagian tersebut merupakan solusi dan bukan menjadi bagian dari masalah bangsa,” ungkap Pj Gubernur Kalbar, melalui Bupati Kayong Utara, Hildy Hamid saat membuka Rapat Koordinasi Teknis  Bidang Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2018 yang berlangsung di Pendopo Bupati Kabupaten Kayong Utara.

Menurutnya poin penting dalam upaya mereformasi birokrasi, melalui butir kedua dan keempat Nawacita Presiden Joko Widodo, dalam rangka upaya peningkatan kualitas layanan publik akan menjadi gerakan nasional, dan dengan nawa cita pada butir kedua dengan jelas dan tegas bertekad untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif demokratis dan terpercaya.

Baca juga   Kapolda Targetkan Zero Narkoba

Baca juga Ketupat Colet, Menu Wajib Saat Lebaran Di Melayu Kayong Utara

“Peningkatan kualitas pelayanan publik adalah langkah pertama yang mendasar dalam mewujudkan terciptanya tata kelola pemerintahan yang tertulis dalam butir kedua nawa cita,” jelasnya.

Terkait dengan butir kedua itu langkah lain yang harus dilakukan secara bersamaan adalah pelaksanaan butir keempat dari nawa cita dimaksud, yakni melakukan reformasi dalam sistem penegakkan hukum yakni harus bebas korupsi bermartabat dan terpercaya.

Saat ini berbagai model kegiatan dibidang pariwisata yang terus dikembangkan untuk menjadi salah satu sektor andalan dibidang perekonomian di Indonesia.

Baca Juga Pengajuan Perda Pelestarian Budaya Sebagai Payung Hukum Budaya Lokal Di Kayong Utara

“Dimana salah satu jenisnya yang banyak menjadi perhatian adalah pariwisata olahraga (sport turism) dimana pariwisata tersebut merupakan jenis perjalanan untuk berpartisipasi maupun berpergian ke situs-situs olahraga atau sport center, kemudian wisata olahraga dapat membangun kebanggaan dan kepercayaan diri rakyat terhadap daerahnya,” paparnya.

Baca juga   Anggota DPR RI: Copot Kapolda Jika Tak Dapat Menjaga Kalbar Aman Jelang Pilkada

Dijelaskannya bahwa potensi Kalimantan Barat dibidang Sport Tourism masih terbuka luas dimana Kalbar masih banyak mempunyai tempat-tempat wisata eksotis yang luar biasa yang nantinya akan menjadi kegiatan yang memberikan dampak positif  untuk kesejahteraan social ekonomi masyarakat.

Sementara itu Kadispora Kalbar, Kartius menyampaikan bahwa maksud diselenggarakannya kegiatan Rakornis tersebut adalah untuk menyamakan persepsi dan memecahkan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah provinsi, Kabupaten/Kota se Kalbar di Bidang Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata.

“Serta mensinergikan pelaksanaan program dan kegiatan antara pemerintah pusat, Pemerintah Proinsi dan pemerintah Kabupaten/Kota dalam melaksanakan berbagai kebijakan di bidang kepemudaan, olahraga dan pariwisata yang ditetapkan oleh pemerintah pusat tahun 2018 dan 2019,” pungkasnya. (dpw)