GENCILNEWS -Masih simpang siurnya regulasi terkait kawasan pantai dan pulau-pulau kecil di Kalimantan Barat, dalam kaitannya pembahasan Raperda tentang Penataan dan Zonasi Pantai Kawasan Pulau-Pulau Kecil, DPRD Kalbar lantas membentuk Pansus dan melakukan studi banding ke Padang guna meneliti serta memahami sekaligus menjadikan percontohan regulasi yang tepat karena memiliki struktur kawasan yang sama.

Diterima oleh Staff Ahli Gubernur didampingi Dinas Perikanan dan Kelautan Padang, anggota Pansus DPRD Kalbar, Nong Ci Nen mengakui jika studi banding yang mereka lakukan sudah tepat sasaran.

“Di Padang Perdanya sudah bagus, mereka mengatur secara rinci tentang zonasi kawasan pantai dan pulau-pulau kecil termasuk pengaturan sesuai kewenangan daerah dan pusat walaupun zona pantai sementara di Kalbar masih simpang siur dan masih kita atur dalam regulasi,” ungkapnya kepada wartawan, Jumat (3/8/2018).

Baca juga   Permudah Kepastian Regulasi Nelayan

Menurutnya di Padang, pembedaan kewenangan daerah dan pusat terkait dengan ijin-ijin pertambangan kewenangannya ada di Pemerintah pusat.

“Kalaupun ada dizonasi pantai termasuk pelabuhan, di Padang semua dikelola Kementrian perhubungan melalui Pelindo dan hal itu akan dijadikan panduan bagi Kalbar yang kemudian kita akan atur termasuk ada tempat dermaga apakah sesuai dengan kewenangan pusat ataupun daerah karena tidak dibenarkan,” paparnya.

Terkait bidang Pariwisata, legislator Golkar ini mengakui disana ditinjau dari historis, jika sudah dikelola maka kemudian dishare dengan ketentuan Perda yang ada.

“Sehingga tidak serta merta mematikan pengusaha pariwisata termasuklah pengaturan kawasan peruntukan umum untuk dermaga dan untuk konservasi. Jadi masuk dalam kawasan umum,” tuturnya.

Baca juga   Raperda Riau Jadi Acuan DPRD Kalbar

Usai melakukan studi banding di Padang kali ini, ia lantas menegaskan Tim Pansus akan melanjutkan laporan dan tingkat pembahasan tim dari Provinsi Kalbar agar penerapan Raperda yang akan disahkan nanti telah sesuai dengan UU dan Kepres.

“Studi banding di Padang ini akan berakhir pada 4 Agustus 2018,” pungkasnya.(dpw)

Portal Berita Online Harian Menyajikan Informasi Kalimantan Barat, Nasional,Internasional, Bisnis,Teknologi, Traveling,Budaya, Gaya hidup,Kesehatan, Kuliner, olahraga, Film, Musik, dibangun melalui inovasi dan teknologi terkini.