GENCIL.NEWS Rusaknya JK II, Berstatus Tanggap Darurat Kerusakan jembatan Kapuas II yang mengakibatkan kemacetan dan membuat resah warga Pontianak saat ini berstatus tanggap darurat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kalimantan Barat Bride Alorante menuturkan lubang di Jembatan Kapuas II masuk dalam status tanggap darurat dengan jangka waktu yang tidak lama dikarenakan pihak Dinas PU telah memperbaiki semenjak kerusakan terjadi.

“Tadi malam sudah dua kali diperbaiki kemudian diperbaiki lagi, jadi sebenarnya status  tanggap darurat ini jangka pendek,” ujar Bride wartawan.

Dikatakan dia, perbaikan jembatan yang diresmikan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono beberapa tahun silam itu secara permanen masih belum bisa dilakukan secara total karena masih dalam proses tender.

Baca juga   Christiandy Sanjaya : Harus Komitmen Dan Transparan Dalam Mengelola Anggaran

Baca Juga Jembatan Rusak, Kelalaian Pihak PU

“Kalau perbaikan jembatan itu dibawah wewenang provinsi melalui dana APBN, Kita hanya merespon keluhan masyarakat dengan melakukan pergerakan dengan status tanggap darurat,” jelasnya.

Dijelaskan Bride bahwa perbaikan jangka pendek terkait kerusakan jembatan itu yakni dengan melakukan penimbunan terhadap lubang dengan tanah.

Saat ini, dinas PU hanya dapat memperbaiki dengan jangka pendek sembari menunggu kontrak baru yang merupakan wewenang dari Kementrian PU.

“Nanti kalau sudah kontrak barulah jembatan itu akan diperbaiki seluruhnya, kalau yang sekarang ini masih jangka pendek paling satu dua bulan baru dibongkar kembali,” terangnya.

“Kondisi jembatan itu kan bagus sebelumnya. Saya tidak bisa menyebutkan anggaran perawatan harus sesuai dengan kondisinya,” pungkasnya. (dpw)

Baca juga   Pjs Sanggau Siap Jalankan Tugas