GENCIL. NEWS Meskipun kerap melakukan razia layang-layang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Pontianak masih kesulitan menertibkan permainan rakyat tersebut.

“Kita kerap merazia layang-layang tapi belum berdampak jera kepada masyarakt yang bermain. Tidak hanya itu razia kerap bocor sehingga sata kita razia hanya dapat beberapa gelondongan benang, layang dtinggal  pemainnya lari,” kata Kasatpol-PP Pontianak, Syarifah Adriana, kemarin.

Ia juga mengaku bingung, permainan layangan sudah sering dirazi, malah sudah ada warga yang diberi tindak pidana ringan sampai dengan diberikan sanksi denda Rp1 juta, tetapi tetap ramai yang bermain layangan.

“Masalahnya para pemain layangan sering curi-curi dalam bermain layangan, dan kadang lokasinya juga sulit untuk dijangkau,” ungkapnya.

Baca juga   Kemenkes Akan Resmikan 3 Puskemas di Perbatasan Sambas

Ia menuturkan, penegakan aturan kepada para pemain layangan di Kota Pontianak masih terus dilakukan meskipun masih banyak yang melanggar.

“Tidak ada kata menyerah apalagi mundur, kita masih terus monitoriang dan rfazia terus menerrus Para pemain layangan sebenarnya sudah mengetahui terkait larangan bermain layangan, tetapi mereka sembunyi-sembunyi agar tidak terjaring razia,” katanya. (all)