Semua Informasi Akan Di Integrasikan Ke Aplikasi Gencil

Semua Informasi Akan Di Integrasikan Ke Aplikasi Gencil

GENCIL.NEWS, PONTIANAK – Walikota Pontianak Sutarmidji mengatakan untuk keterbukaan informasi publik di Kota Pontianak sudah dilakukan apalagi kota Pontianak telah di nobatkan sebagai salah satu kota dengan layanan publik terbaik di Indonesia, sehingga semua informasi akan di integrasikan ke aplikasi Gencil (Goverment and smart city landmark) milik kota Pontianak. Aplikasi ini untuk menampung berbagai keluhan masyarakat Kota Pontianak agar bisa dengan cepat ditindak lanjuti dengan laporan melalui smartphone

“Nanti kami integrasikan semua dan targetnya tahun depan semuanya tergabung di aplikasi Gencil, karena data sudah terintegrasi dalam satu data,”ucapnya, Jum’at (6/10)

tampilan aplikasi gencil di smartphone

Dirinya mengakui pemerintah kota Pontianak telah lama melakukan keterbukaan informasi publik hal itu di tandai dengan mudahnya dalam mengakses data APBD, Standart Operasional Prosedur (SOP), dan yang lainnya.

“Karena Pemkot Pontianak sudah lama melakukan keterbukaan informasi, yang merupakan bagian dalam layanan publik,” kata Walikota dua priode tersebut

jika Standar Operasional Pelayanan (SOP) bisa diakses, tambahnya. Tandanya keterbukaan informasi sudah dilakukan. Data-data macam APBD dan rencana pembangunan, sudah tersedia di web Bappeda Pontianak.

Dirinya menjelaskan tentang kebutuhan informasi yang serba ingin cepat di era sekarang, agar memiliki kesan luar biasa dalam penerapanya, padahal semua itu masih perlu proses dan tahapan – tahapan

“Saya pernah ngomong sama salah seorang sekretaris dinas di Singapura, kalau penerapan sesuatu itu harus ada eksperimen. Terutama buat unit kecil dulu agar kegagalan itu tidak terlalu besar, dan uji coba dalam penerapan itu tidak hanya sekali saja,”terangnya.

Ia juga meminta Komisi Informasi Kalbar, untuk tidak menilai suatu daerah ideal. Menurutnya sebutan ideal tidak mungkin dalam keterbukaan, karena pasti akan ada kendala.

Selain itu, soal keterbukaan informasi, ada beberapa sengketa yang diselesaikan secara internal, misalnya ia mencontohkan ketika orang minta surat tentang pembebasan lahan, dan itu sudah terjadi 30-40 tahun lalu. Mereka meminta surat itu hanya untuk bukti di pengadilan, maka hal demikian tidak bisa juga diberikan.