Siswa SMAN 1 Pontianak Harumkan Nama Kota Pontianak Di Nasional Lewat Kompetisi Ini

Siswa SMAN 1 Pontianak Harumkan Nama Kota Pontianak Di Nasional Lewat Kompetisi Ini

GENCIL.NEWS, PONTIANAK – Siswa SMAN 1 Pontianak, Albarra Naufala Erdanto, Ade Gilang Alparizi, Muhammad Rafif dan Muhammad Syaldan Nurazka mampu menyisihkan 180 video se-Indonesia.

Video yang berjudul ‘The Harmony of Pontianak’ berhasil mengantarkan pelajar asal SMAN 1 Pontianak sebagai juara pertama nasional dalam Magnificity Video Competition yang digelar Axis bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam video berdurasi hampir tiga menit ini, Kompetisi ini mengusung tema potensi yang dimiliki kota masing-masing. Keinginan menggali potensi-potensi wisata yang dimiliki kota berjuluk Khatulistiwa ini menjadi latar belakang dibuatnya video singkat yang bisa disaksikan di Youtube.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Kota Pontianak ini juga kaya dengan potensi wisata terutama wisata Sungai Kapuas,”ungkap Albarra didampingi rekan-rekannya yang terlibat dalam pembuatan video usai bertemu dengan Wali Kota Pontianak, Sutarmidji di Kantor Wali Kota, Kamis (30/11).

Menurutnya, dengan video yang dibuat bersama teman-temannya sesama pelajar SMAN 1, dirinya ingin menunjukkan kepada khalayak ramai bahwa Pontianak mempunyai Sungai Kapuas yang menarik.

Karenanya, dalam video ini pula ditampilkan permainan wakeskate atau olahraga skate air yang dilakukan di Sungai Kapuas.

“Sengaja kami kemas dalam video ini untuk menunjukkan bahwa Pontianak memiliki banyak daya tarik wisata,”sebutnya.

Dijelaskan Albarra, proses pengerjaan video memakan waktu selama sepekan, mencakup proses syuting dan lain sebagainya. Kemudian setelah melalui proses syuting, dilanjutkan dengan editing video yang membutuhkan waktu sekitar lima hari.

Diakuinya, kendala yang dihadapi ketika melakukan syuting adalah harus memperoleh izin dari tempat-tempat tertentu untuk mengambil gambar.

“Tetapi ada pula beberapa tempat yang hanya dengan izin secara lisan terus kita ambil gambar,”ujarnya.