Tak Lagi Ketua DPRD, Sataruddin Pamit

Tak Lagi Ketua DPRD, Sataruddin Pamit

GENCIL.NEWS Ketua PDIP Kota Pontianak yang pada pemilihan legislatif tahun 2014 lalu berhasil meraih suara terbanyak berhasil duduk sebagai Ketua DPRD Kota Pontianak hingga masa jabatan pada tahun 2019 mendatang.

Namun, keputusannya untuk maju sebagai calon Walikota Pontianak mengharuskan ia mengundurkan diri dari jabatan yang sudah empat tahun diembannya itu. Apalagi, sejak tanggal  12 Februari 2018, KPU Kota Pontianak menetapkan Sataruddin sebagai pasangan calon walikota Pontianak berdampingan dengan Alpian Aminardi.

Sidang paripurna yang digelar Selasa (13/2) akhirnya mengesahkan Sataruddin untuk berhenti dari tampuk pimpinan tersebut.

Sidang dihadiri Wakil Walikota Pontianak, Edi Kamtono, Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak dari Fraksi Golkar Herri Mustamin dan Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak dari Fraksi Nasdem, Furdaus Zar’in. Jumlah peserta sidang paripurna baik dari kalangan DPRD dan OPD Kota Pontianak pun korum.

Dengan tatapan sedih dan berat, Sataruddin pun pamit dan meminta maaf jika selama ia menjabat ada kata-katanya yang menyinggung, baik unsur pimpinan DPRD, anggota dan staff DPRD Kota Pontianak.

“Saya minta maaf jika ada ucapan saya yang kasar, menyinggung, saya mohon untuk dimaafkan. Pak Walikota mohon disampaikan jika selama menjabat ada hal-hal yang kurang berkenan. Pak Wakil Walikota, pak Edi, semuanya saya pamit karena maju dalam Pilwako,” ucapnya dihadapan peserta sidang.

Ia berharap, kerja selama empat tahun ia di DPRD Kota Pontianak bisa bermanfaat dan bisa membawa perubahan ke arah lebih baik. Untuk Kota Pontianak yang maju dan nyaman sebagai kota layak tinggal.

“Saya berharap apa yang saya kerjakan bisa diterima baik kebijakannya maupun hasil-hasil pembangunan bersama pemerintah Kota Pontianak. Pemkot adalah mitra kerja kami, semoga dan Insyaallah bisa bermanfaat,” kata dia. (all)