Terkait Dukungan, Karolin : Saya Masih Kader PDIP

Terkait Dukungan, Karolin : Saya Masih Kader PDIP

GENCIL.NEWS, LANDAK – Menyibak informasi yang beredar terkait dukungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Bakal Calon Gubernur Kalbar Karolin Margret Natasa menegaskan posisinya saat ini masih kader Partai berlambang banteng tersebut.

“Saya sudah dengar banyak yang menanyakan apakah saya keluar dari PDI Perjuangan, karena belum mendapat dukungan dari partai saya sendiri. Malahan Partai Gerindra yang sudah mendukung saya. Saya tegaskan kembali, saya masih kader PDI Perjuangan dan tidak akan keluar dari partai yang sudah membesarkan saya selama ini,” ungkap Karolin saat di Pontianak pada Jumat (10/11).

Karolin mengakui kebenaran, adanya dukungan Partai Gerindra bagi dirinya untuk maju sebagai Calon Gubernur pada tahun 2018 mendatang. Namun untuk dukungan dari PDI Perjuangan sendiri, masih menunggu proses di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai moncong putih tersebut.

“Kepastian itu hanya milik Tuhan, dan kita sebagai manusia wajib berusaha. Untuk PDI Perjuangan sendiri masih sedang berproses, karena biasanya PDI Perjuangan memperioritaskan kantong-kantong suara terlebih dahulu seperti Sumatera dan Jawa. Setelah itu baru ke wilayah lain termasuk Kalbar. Biasanya PDI Perjuangan akan menentukan siapa yang diusung pada saat-saat terakhir,” imbuhnya.

Mantan Anggota Komisi IX DPR RI yang kini menjabat sebagai Bupati Landak itu menambahkan, keinginannya yang kuat untuk maju dan bertarung dalam Pemilihan Gubernur 2018 didasari pilihannya sendiri. Cita-citanya untuk melanjutkan apa yang telah dikerjakan sang ayahnya, Cornelis yang telah menjabat selama dua periode.

“Tidak ada paksaan sama sekali dari Ayah saya, tetapi keinginan kuat dalam diri saya. Cita-cita saya yang teguh untuk melanjutkan apa yang selama ini telah dikerjakan oleh Ayah saya. Itu yang menjadi alasan kuat bagi saya untuk mencalonkan diri, jadi kita sabar saja,” tegasnya.

Dengan demikian menurut Karolin, yang jelas siapapun yang diusung oleh PDI Perjuangan dalam pilkada Kalbar nanti. Dirinya akan menghormati keputusan tersebut. “Karena itu adalah keputusan terbaik dan perlu di ingat, saya masih PDI Perjuangan,” tutupnya