Watimpres Yakin Kampak Solid di Kalbar

GENCILNEWS -Negara Indonesia yang berdasarkan Bhinneka Tunggal Ika sejak Proklamasi Kemerdekaan dapat bertahan dan banyak dikagumi oleh banyak negara seperti di negara Timur Tengah. Kepercayaan dunia terhadap Indonesia sangat tinggi.

“Karena Indonesia banyak membangun demokrasi,” ungkap Dewan Pertimbangan Presiden, Danu Sidarto di Keraton Sambas kepada Gencil.news Selasa (3/7/2018).

Mantan Kapolri ini mengakui pertama kali datangke Kabupaten Sambas

dan bangga karena masih mempertahankan adat istiadat yang selalu dirawat dan selalu dijaga.

“Harus menjaga persatuan dan harus dikawal bersama dengan menghormati sesama dan tidak boleh menghasut, karena Indonesia kedepan akan jadi bangsa pemenang,” tuturnya.

Menjadi pengawal terakhir di era Soekarno dan terlibat di 7 Presiden, Danu mengharapkan masyarakat dapat memberikan kesabaran kepada pemerintah Indonesia.

Mantan anggota MPR ini menjelaskan Indonesia dan adat istiadat harus dijaga termasuk silatirahim kepada Sultan Sulu di Fhilipina, Brunai, Sabah dimana memiliki darah kental dengan Kesultanan Sambas.

“Masih satu keturunan dan bisa terus dilanggenggkan. Untuk itu melalui

Kaum Muda Perduli Kalimantan (Kampak) Kalbar kita harap rasa persatuan dan persatuan di Indonesia termasuk di Kalbar dapat diteruskan,” jelasnya.

Donny Gahral Adian, Ketua Kampak Indonesia menerangkan bahwa organisasi Kampak bertujuan mempererat pemuda lintas agama lintas etnis dan bagaimana tensi politik dibeberapa Pilkada yang cukup tinggi, peran Kampak sangat diharapkan menyejukkan suasana.

“Melalui Pilkada akibat tensi politik yang bisa mengoyak persatuan dan kesatuan sehingga saya dan teman teman berinisiatif membangun organisasi menjaga kedamaian,” tegasnya.

Dosen disalah satu Perguruan Tinggi di Jakarta ini menjelaskan melalui Kampak, segala upaya ekonomi dalam meningkatkan taraf hidup selain membutuhkan ketentraman solidaritas gotong rotong yang diwadahi organisasi dengan katalisator saat terjadi dinamika yang membahayakan antar etnis dan agama.

“Kedepan organisasi ini tidak saja didukung oleh Kesultanan Sambas tetapi juga Kesultanan lain di seluruh Kalimantan dalam menjalankan misi kebangsaan dan kebhinekaan sehingga dapat terus menyelenggarakan forum diskusi dan langkah konkrit pemberdayaan masyarakat dengan mempererat kesatuan,” paparnya.

Ketua Kampak Kabupaten Sekadau, Suhendri mengharapkan dengan adanya Kampak maka dapat membina serta menumbuhkan juga meningkatkan kualitas daerah khususnya di Sekadau.

“Sebagai koordinator Kampak, saya mengharapkan kaum muda perduli terhadap pembangunan didaerah. Seperti yang disampaikan Pak Doni selaku Ketua Umum maka Kampak akan terus semakin maju dalam mempererat perdamaian,” tuturnya.

Pangeran Ratu Kesultanan Sambas, Farhan mengaku bangga dengan Kampak dan berharap dapat terus terjaga silaturahim seperti ini.

“Semoga organisasi ini menjadi amanah dan harus berjalan dengan baik,” pungkasnya. (dpw)