AS dan Kanada dilaporkan telah meraih kesepakatan mengenai Perjanjian
Dagang Bebas Amerika Utara sebelum tengah malam, tenggat yang
ditetapkan AS.

Media berita Kanada melaporkan tentang perjanjian itu.

Sebelumnya Duta Besar Kanada untuk AS, David McNaughton, mengatakan
di Ottawa, “Ada banyak kemajuan, tapi belum ada kesepakatan. Masih ada
isu-isu yang belum disepakati, jadi kami berusaha sebaik mungkin.”

Hari Minggu (30/9) malam, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau
menyerukan pertemuan Kabinet pukul 10 malam waktu Ottawa untuk membahas
perjanjian dagang itu.

CNN melaporkan isu-isu yang menonjol adalah akses AS ke pasar produk
susu Kanada dan ancaman AS untuk menerapkan tarif terhadap truk, mobil
dan suku cadang yang dibuat di Kanada.

Baca juga   Asian Games 2018 Adalah Puncak Prestasi Olahraga Indonesia

Trump telah menyebut NAFTA sebagai “perjanjian dagang terburuk dalam
sejarah.” Dia menyalahkan perjanjian itu atas berkurangnya lapangan
kerja manufaktur di AS dan telah berulankali mengancam akan mengabaikan
perjanjian yang ditandatangani di bawah pemerintahan Bill Clinton
tersebut. (vm)