GENCILNEWS – Ratusan pilot, awak kabin dan pekerja lain Korean Air Lines Co. telah melancarkan unjuk rasa dan menyatakan mereka tidak lagi dapat menerima pelecehan dari keluarga pendiri perusahaan tersebut.

Seraya menyembunyikan wajah mereka dengan masker untuk menyamarkan identitas mereka, mereka menyerukan slogan-slogan menentang keluarga Cho pada Jumat malam (4/5) di Seoul.

Salah seorang pengunjuk rasa adalah Park Chang-jin. Ia adalah awak kabin yang dipaksa keluar dari pesawat Korean Air di Bandara Internasional John F Kennedy pada tahun 2014, sewaktu anak perempuan pemimpin Korean Air mengamuk terkait cara penyajian kacang kepadanya.

Pihak berwenang mulai menyelidiki berbagai tuduhan yang dilontarkan terhadap keluarga Cho Yang-ho, sang ketua, termasuk di antaranya penyelundupan dan penghindaran pajak.

Baca juga   Sutarmidji : Fintech Cegah Praktek Rentenir dan Korupsi

Seorang lagi anak perempuan Cho juga sedang diselidiki karena dituduh melemparkan air minum ke para pegawai sebuah biro iklan, tuduhan yang disangkalnya. [uh]

Portal Berita Online Harian Menyajikan Informasi Kalimantan Barat, Nasional,Internasional, Bisnis,Teknologi, Traveling,Budaya, Gaya hidup,Kesehatan, Kuliner, olahraga, Film, Musik, dibangun melalui inovasi dan teknologi terkini.