GENCILNEWS – Dalam satu tahun ini industri fashion menyumbang setidaknya Rp 166 triliun dari nilai ekonomi tanah air. Dan Rp 54 triliun dari nilai tersebut berasal dari busana muslim.

Kamis (26/4) Presiden Jokowi menerima Komunitas Muslim Fashion, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Pertemuan itu ditujukan untuk membicarakan dan menyiapkan sebuah forum di luar negeri sehingga busana muslim Indonesia bisa lebih dikenal dan bisa menguasai pasar-pasar di negara-negara lain.

“Saya melihat ada sebuah potensi, kekuatan, dan talenta-talenta dari desainer kemudian juga pengusaha busana muslim,” ucap Presiden saat memberi pembukaan dalam pertemuan tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden juga menyampaikan telah mendapatkan informasi bahwa dalam satu tahun ada 166 triliun nilai ekonomi dari industri fashion dan untuk busana muslimnya sebesar 54 triliun.

Baca juga   Pantau Kegiatan Otak Pekerja Demi Keselamatan dan Efisiensi

“Ini sebuah jumlah yang sangat besar sekali. Tetapi ini, saya kira bisa diinjeksi lagi untuk naik, terutama di pasar-pasar luar. Saya tadi sudah menyampaikan kepada menteri untuk disiapkan,” kata Presiden.

Jokowi yakin, kalau kerjasama antara desainer, pengusaha fesyen dan pemerintah terjalin rapi maka pasar global akan bisa segera ditembus.

“Insya Allah akan bisa menjadi kekuatan besar dalam menguasai pasar busana muslim dunia,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi didampingi Menteri Pariwisata Arief Yahya; Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki. (*)