Lakukan 3 hal Ini sebelum Anda memutuskan Menjadi Pebisnis

Lakukan 3 hal Ini sebelum Anda memutuskan Menjadi Pebisnis

GENCIL NEWS – Setiap dari kita pasti selalu mempunyai banyak ide terkait bisnis – mimpi besar dengan ide besar. Ingin rasanya langsung merealisasikan ide tersebut menjadi sebuah bisnis terlebih faktor lain sudah mendukung; modal, tempat, serta dukungan orang terdekat. Tunggu apa lagi, yuk mulai berbisnis dan jalankan ide besar Anda.

Saya sendiri pada saat memulai bisnis semen ini (tahun 2009), dengan keyakinan penuh dan ide besar, saya memutuskan untuk merealisasikannya sesegera mungkin. Action dulu, jangan banyak dipikirkan, mengutip tagline merek dunia, let’s do it, langsung kerjakan saja. Alhasil, saat ini bisnis saya sudah mempunyai beberapa anak perusahaan.

Dalam perjalanannya, saya banyak menemukan berbagai macam pengalaman bisnis. Pengalaman yang paling berharga adalah sifat tanggung jawab – yang harus dimiliki terlebih dahulu oleh seorang pebisnis. Anda boleh mempunyai ide besar, karena itu sah-sah saja, namun ketika memutuskan untuk merealisasikannya, tanamkan rasa tanggungjawab itu ke dalam bisnis yang Anda akan jalani.

Nah, jika Anda sudah siap dengan sifat tanggungjawab tersebut, selamat Anda sudah layak jadi pebisnis. Tapi tunggu dulu, itu baru permulaan masih ada tiga hal penting lainnya yang harus Anda perhatikan sehingga dapat mendukung kesuksesan bisnis. Apa itu?

Pertama, konsep. Percayalah konsep yang Anda tawarkan kepada konsumen merupakan keunikan tersendiri dari bisnis Anda. Konsep yang beda dari kompetitor. Jangan pernah ikut-ikutan. Konsep merupakan terjemahan dari ide. Buatlah seunik mungkin konsep bisnis Anda. Agar konsep Anda makin kuat, beberapa hal perlu diperhatikan, antara lain:

– Apakah ada kebutuhan pasar saat itu terhadap bisnis yang Anda akan jalankan?

  • Berapa banyak kompetitor pada saat itu?
  • Berapa besar potensial konsumen Anda?
  • Apa keunikan dari produk/layanan Anda?
  • Apakah sesuai dengan passion Anda?
  • Bagaimana trendnya saat itu?

Kedua, eksekusi. Seberapa baik Anda bisa mengeksekusi konsep tersebut? Jika ide Anda sudah diterjemahkan ke dalam konsep, dan konsep Anda beda/unik dibanding kompetitor maka langkah selanjutnya Anda tinggal mengeksekusinya alias menjalankanya sesegera mungkin. Hanya beberapa hal berikut perlu Anda perhatikan:

  • Bagaimana Anda menerapkan pelayanan yang baik dari sisi kualitas produk?
  • SDM yang Anda akan rekrut
  • Kapan waktu tepat untuk melaunching produk tersebut?
  • Apakah produknya diproduksi sendiri atau bekerjasama?
  • Bagaimana dengan promosinya?
  • Lokasi

Ketiga, profitability. Setiap pebisnis sudah pasti menginginkan bisnis yang menghasilkan profit. Beda jika Anda masuk ke industri non-profit, karena hanya pahala yang diharapkan. Seorang pebisnis instingnya akan jeli terhadap profit, jadi jalankan bisnis yang sekiranya cepat mendapatkan profit. Agar bisnis Anda segera mendapatkan profit, hal berikut perlu Anda perhatikan:

  • Berapa biaya promosi, biaya investasi dan perkiraan BEPnya.
  • Bagaimana Anda akan menjualnya – lewat online atau memadukan keduanya – offline online?
  • Apakah Anda akan menjual secara retail atau partai besar?
  • Konsumen yang Anda sasar, B2C atau B2B

Ketiga hal tersebut jika dijalankan dengan baik, akan berdampak baik juga pada bisnis kita terlebih bagi pemula. Sekadar mengingatkan kembali, jika ketiga hal tersebut sudah Anda lakukan, langkah selanjutnya Anda harus bertanggungjawab terhadap bisnis Anda.

Penulis: Andi Nova Suzanar

………………..

Artikel ini telah dimuat dan diterbitkan di Majalah Kawasan, PONTIANAKINFO edisi Juli 2017. Ditulis seperti naskah aslinya tidak ada penambahan maupun pengurangan.