Penjualan pesawat buatan AS melambung kembali bulan Agustus,
mendongkrak pesanan untuk barang tahan lama Amerika menjadi enam bulan
tertinggi pada akhir kuartal kedua, demikian laporan pemerintah hari
Kamis.

Namun sektor pesawat terbang yang sangat bergejolak ini menutupi
kelemahan aktivitas penjualan penting barang-barang AS yang melamban
atau menurun.

Total pesanan melonjak 11,1 miliar dolar atau 4,5 persen, menjadi
259,6 miliar dolar untuk bulan itu, jauh di atas ekspektasi para ekonom,
didorong oleh peningkatan 69 persen dalam penjualan pesawat sipil.

Sementara itu, penjualan bulan sebelumnya direvisi meningkat tetapi masih menunjukkan penurunan 1,2 persen.

Baca juga   Bank Kalbar Gencarkan Simpel

Pesanan sejauh ini tahun ini sekarang naik 9,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2017.

Pada bulan Agustus, penjualan mobil turun sepersepuluh dari satu persen setelah naik pada bulan Juni dan Juli.

Kecuali sektor transportasi, yang menunjukkan perubahan besar dari
bulan ke bulan, pesanan naik hanya 0,1 persen, di bawah perkiraan yang
mengharapkan kenaikan 0,4 persen.

Penjualan komputer turun 0,8 persen. Pesanan yang disebut barang
modal inti turun 0,8 persen. Pesanan ini tidak termasuk pesawat dan
barang-barang pertahanan – turun 0,1 persen setelah kenaikan kuat 1,5
persen pada bulan Juli.

Langkah itu bisa melacak pemulihan harga minyak dan investasi bisnis
yang dikatakan Presiden Donald Trump didorong oleh pemotongan pajak
perusahaan bulan Desember lali.

Baca juga   Cek Tagihan PDAM Bisa Lewat SMS

Ian Shepherdson dari Pantheon Macro economics mengatakan, lonjakan penjualan pesawat tersebut sudah diperkirakan. (my)