Basarnas Kerahkan 160 Personel Ke Lokasi Jatuhnya Lion Air

Pukul 10.00 wib, Basarnas melakukan jumpa pers. Kepala Basarnas Muhammad Syaugi, memberikan keterangan kepada para wartawan yang hadir di konferensi pers.

Saat ini proses evakuasi masih terus berlangsung, basarnas menurunkan 16o pesonel dan membawa beberapa kapal dan helikopter ke lokasi kejadian.

Pesawat JT 610 take off pada pukul 06.20 -06.22 wib. Pukul 06.33 kehilangan kontak. Pukul 06.50 wib Basarnas melakukan krosscek kepada lion dan ATC dan kemudian dinyatakan jatuh.

JT 610 terbang membawa 178 penumpang dewasa, 1 anak-anak, 2 bayi, 2 Cokpit crew dan 6 Cabin Crew. Pesawat ini diperkirakan jatuh pada posisi 0,5 derajat 46 menit 15 detik South dan 107 derajat 07 menit 16 detik East.

Baca juga   Gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah

Dari lokasi jatuhnya Lion Air JT 610 berada di 2 nautical mil, informasi jarak ini sedikit selisih dari informasi yang diberikan ATC Jakarta, dan untuk menemukan pesawat tersebut, petugas SAR akan melakukan penyelaman di kedalaman 30 – 35 meter.

Pesawat Lion Air JT610 menggunakan pesawat Boing 737 – Max 8 dengan jam terbang 800 jam dan baru mulai beroperasi pada agustus 2018.

 

Portal Berita Online Harian Menyajikan Informasi Kalimantan Barat, Nasional,Internasional, Bisnis,Teknologi, Traveling,Budaya, Gaya hidup,Kesehatan, Kuliner, olahraga, Film, Musik, dibangun melalui inovasi dan teknologi terkini.