Ramadhan dengan Sotong Pangkong, Kuliner Khas Kota khatulistiwa, Pontianak

Ramadhan dengan sotong pangkong – Membaca sekilas judulnya mungkin anda akan bertanya tanya, ada hubungan apakah Sotong Pangkong dan Ramadhan? Jika kebetulan anda sedang berlibur atau berkunjung ke Pontianak di bulan Ramadhan maka anda akan mengerti mengapa Sotong Pangkong itu identik dengan Ramadhan di kota Khatulistiwa, Pontianak. Seperti halnya kota kota lainn ya pada saat Ramadhan tiba, maka akan banyak kuliner kuliner yang muncul dan menjadi ciri khas bulan Ramadhan. Seperti halnya kota jawa pada umumnya seperti di daerah Jabodetabek jika musim Ramadhan maka akan ditemui banyak penjual Kolak sebagai menu pembuka puasa. Nah di Kota Pontianak ini Sotong Pangkong adalah salah satu makanan khas yang banyak di jual di Pontianak pada saat bulan Ramadhan.
Sebenarnya Apakah itu Sotong Pangkong ? Orang awam pasti bisa menebak dari namanya Sotong berarti cumi cumi. Lalu mengapa Sotong Pangkong ini menjadi unik dan khas ? Sotong Pangkong memang berasal dari cumi cumi yang dikeringkan. Setelah cumi cumi kering pada saat penyajian, sotong atau cumi cumi kering ini di bakar. Nah begitu matang ditandai dengan warna kecoklatan dan aroma yang enak, sotong ini di pangkong. Pangkong sendiri merupakan bahasa melayu yang artinya di pukul pukul pake palu.

kuliner khas pontianak
sotong pangkong khas pontianak (foto ksmtour)

Biasanya sotong yang sudah dibakar akan dipangkong sampai bentuknya pipih dan serat serat dagingnya kelihatan. Tentu saja tahapan ini mempunyai maksud dan tujuan tertentu. Konon katanya cumi cumi yang sudah dibakar kemudian dipukul pukul dengan palu akan membuat aroma rasa gurihnya keluar. Selain itu akan memudahkan untuk kita memakannya. Karena setelah di pangkong cumi yang sudah dibakar ini tidak hanya bertambah gurih tapi juga empuk sehingga memudahkan untuk menyantapnya. Akan tetapi berkembangnya waktu ada juga pedagang yang menawarkan cumi giling ini untuk memberikan alternatife pilihan bagi para pencinta kuliner yang tidak menyukai rasa alot pada Sotong Pangkong.

Bagaimanakah cara kita menikmati kuliner khas Sotong Pangkong. Biasanya Sotong Pangkong dihidangkan dengan sambal sebagai pelengkap yang akan menambah kelezatan Sotong pangkong. Setiap pedagang biasanya mempunyai ramuan sambal masing masing yang mempunyai cita rasa sendiri sendiri. Akan tetapi pada dasarnya ada dua jenis sambal yang biasa disajikan oleh pedagang Sotong Pangkong. Yaitu sambal kacang yang terasa asam manis dan sambal campuran Udang ebi yang dihaluskan dan dicampur dengan cuka dan terasa pedas. Perpaduan rasa Gurih dari Sotong Pangkong dan asam manis dari sambal kacang atau gurih pedas dari sambal ebi akan memberikan sensasi rasa enak di lidah kita. Biasanya cara menyantap Sotong Pangkong supaya kita bisa merasakan rasa enak yang maksimal adalah dengan cara Sotong Pangkong di taruh di piring kemudian siram dengan sambal pilihan kita. Biarkan sesaat sekirannya sudah mengembang maka kita bisa memakannya sedikit demi sedikit akan lebih mudah dan terasa nikmat jika menggunakan tangan. Tapi bisa juga dengan menggunakan garpu.

 Lalu benarkah Sotong Pangkong hanya ada di Bulan Ramadhan saja? Memang keberadaan makanan Sotong Pangkong ini lebih mudah didapatkan pada saat Bulan ramadhan tiba. Sotong Pangkong seakan menjadi makanan ciri khas di bulan ramadhan di bumi khatulistiwa ini. Hal ini ditandai dengan setiap datangnya Bulan Suci Ramadhan maka akan banyak bermunculan penjual Sotong Pangkong yang bersifat musiman. Biasanya mereka menggelar dagangan mereka dipinggir pinggir jalan. Para pedagang ini mulai berjualan sore menjelang magrib sampai dengan malam hari. Biasanya sehabis sholat tarawih orang akan beramai ramai datang menikmati Sotong Pangkong. Pada saat hari hari libur akan semakin ramai karena penikmatnya tidak hanya penduduk sekitar tapi juga para pendatang. Kebanyakan pendatang ini adalah para wisatawan baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara yang penasaran dengan Kuliner Sotong Pangkong.

Seiring berkembangnya kuliner di Pontianak, jumlah pedagang sotong pangkong akhir akhir ini semakin bertambah. Bahkan ada pedagang yang sudah berjualan selama 10 tahun. Para pedagang ini kebanyakan berjualan hanya pada saat Ramadhan saja. Lalu dimanakah kita bisa menikmati Sotong Pangkong yang enak dengan harga bersahabat ? Nah bagi pencinta kuliner, informasi ini sangat penting. Biasanya setiap datangnya bulan Ramadhan di sepanjang Jalan Merdeka Barat banyak sekali di jumpai pedagang Sotong Pangkong.

Para Pedagang ini menata Sotong Pakong dengan cara di gantung di dalam etalase. Mereka meyediakan kursi atau ada juga yang dengan tikar sehingga bisa duduk lesehan. Para pedagang ini jumlahnya bisa mencapai 50an pedagang kaki lima yang berasal dari sekitar jalan tersebut. Di jalan Merdeka Barat ini sudah terdapat penjual Sotong Pangkong sekitar 10 tahun lalu yang tentu saja pada waktu itu jumlah sedikit, bisa dihitung dengan jari. Dengan semakin berkembangnya Kota Pontianak dan menjadi salah satu destinasi kuliner di Indonesia maka jumlah pedagang Sotong Pangkong berkembang pesat.
Untuk masalah harga, Bila dibandingkan dengan kenikmatan makanan Sotong Pangkong , harga masih bisa dikatakan relative terjangkau. Para Pedagang kebanyakan membandrol harga Sotong Pangkong sekitar 10 ribu sampai dengan 40 ribu tergantung ukuran dari Sotong yang kita pilih. Biasanya pada saat pemesanan kita dipersilahkan untuk memilih ukuran Sotong Pangkong yang ada di Etalase, kita bisa menanyakan harganya jadi bisa menyesuaikan dengan kondisi keuangan kita. Baru setelah kita sepakat Sotong akan dibakar diatas arang dan dipangkong. Kita dipersilahkan menunggu ditempat yang sudah disediakan para penjual.

Lalu bagaimanakah jika kita datang berlibur atau berkunjung ke Kota Khatulistiwa pada saat bukan bulan ramadhan? Bisakah kita menikmati Sotong Pangkong? Karena sudah menjadi salah satu ciri khas kuliner dari kota khatulistiwa. Maka jika kita berlibur di Pontianak pada saat bukan bulan Ramadhan kita masih bisa menikmati Sotong Pangkong. Memang kalau pedagang musiman di Jalan Merdeka hanya akan dijumpai pada saat bulan Ramadhan saja. Akan tetapi bukan berarti diluar bulan Ramadhan kita tidak bisa menikmati gurihnya Sotong Pangkong. Banyak Restoran Restoran dan café café di sepanjang sungai Kapuas yang menyediakan Sotong Pangkong sebagai salah satu menunya. Untuk masalah harga memang pedagang musiman di jalan merdeka jauh lebih bersahabat jika dibandingkan dengan restoran dan Café tersebut. Tetapi para penikmat kuliner tidak akan menyesal karena bisa menikmati gurihnya Sotong Pangkong dipadu dengan indahnya kehidupan malam dipinggiran Sungai Kapuas. Bahkan jika ingin sambil menikmati sensasi yang lebih mendebarkan, anda bisa memesan Sotong Pangkong di Restoran atau Café yang mempunyai Café terapung. Jadi para pencinta kuliner bisa menyusuri sungai Kapuas dengan menikmati gurihnya Sotong Pangkong.

Menikmati Sotong Pangkong di Kota khatulistiwa dengan situasi malam merupakan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan oleh para pencinta Kuliner. Membayangkan duduk di bawah langit Kota Khatulistiwa sambil menunggu pesanan maka telinga kita akan dimanjakan oleh suara pukulan pukulan palu yang menjadi ciri khas dari pedagang Sotong Pangkong. Adalah menjadi tidak afdol jika berkunjung ke Pontianak tanpa menikmati gurihnya Sotong Pangkong. Bagi Para Pencinta Kuliner makanan Sotong Pangkong adalah sangat pantas untuk dicoba. Jadi jika berkunjung ke Kota khatulistiwa jangan lupa ya. Cicipin Sotong Pangkong. Supaya rasa penasaran anda bisa terpenuhi. Selamat berburu Sotong Pangkong.