Seorang pria Hong Kong telah terinfeksi penyakit virus Hepatitis E
yang biasanya menjangkiti tikus, menurut sebuah penelitian dari sebuah
universitas ternama di Hong Kong. Ini adalah kasus penularan Hepatitis E
tikus pada manusia yang pertama di dunia, menurut penelitian tersebut.

Sebelumnya belum pernah ditemukan bukti penyakit tersebut dapat
menular dari tikus ke manusia, kata Univeristas Hong Kong pada Jumat
(28/9) seperti dikutip kantor berita AFP. Para peneliti memperingatkan
penemuan itu penting untuk “masalah kesehatan masyarakat.”

“Penelitan secara menyakinkan membuktikan untuk pertama kalinya di
dunia bahwa HIV tikus dapat menyerang manusia dan menyebabkan infeksi
yang cukup parah,” kata universitas itu menambahkan.

Hepatitis E tikus memilki hubungan yang jauh dengan jenis virus Hepatitis E pada manusia, kata Universitas Hong Kong.

Baca juga   Wuihhh #RaisaMeetSutopo Jadi Trending Topik

Penyakit ini ditemukan pada seorang laki-laki berumur 56 tahun, yang
hasil tes fungsi hatinya terus-menerus menunjukkan abnormalitas setelah
menjalani pencangkokan hati.

Dia kemungkinan terjangkit penyakit tersebut melalui makanan yang
terkontaminasi kotoran tikus, menurut rincian penelitian yang dilaporkan
koran South China Morning Post.

Laki-laki ini hidup di perumahan dimana terdapat tanda-tanda sarang
tikus di luar rumahnya. Dia sedang dalam pemulihan setelah menerima
pengobatan, menurut laporan SCMP.

Hepatitis E pada manusia adalah penyakit hati yang menyerang 20 juta
manusia secara di seluruh dunia setiap tahunnya, kata Organisasi
Kesehatan Dunia (WHO).

Penyakit itu pada umumnya menyebar melalui air minum yang tekontaminasi.

Baca juga   Empat Sekolah di Kalbar Masuk Program Revitalisasi

Tanda-tandanya meliputi demam, muntah-muntah, dan sakit kuning, dan
dalam beberapa kasus yang langka, bisa mengakibatkan kegagalan fungsi
hati.

Pada 2003, hampir 300 orang meninggal karena SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) atau sindroma pernafasan akut.

Wabah pes itu dibawa oleh tikus, tersebar melintas China daratan dan Hong Kong pada akhir abad ke -19 dan membunuh ribuan orang. [vp/ft]

Portal Berita Online Harian Menyajikan Informasi Kalimantan Barat, Nasional,Internasional, Bisnis,Teknologi, Traveling,Budaya, Gaya hidup,Kesehatan, Kuliner, olahraga, Film, Musik, dibangun melalui inovasi dan teknologi terkini.