Kebun Binatang Paris Sambut “Java” Bayi Orang Utan Kalimantan

Kebun binatang Paris menyambut kehadiran anggota baru: seekor bayi orangutan Borneo yang diberi nama Java,

Menurut Kebun binatang yang berlokasi di Jardin des Plantes (Botanical Gardens) di Ibu Kota Perancis tersebut Java, betina, lahir pada 17 Oktober sore hari. Ibunya adalah Theodora yang telah melahirkan sebanyak 3 kali, sedangkan sang ayah, Banggi, baru pertama kali menjadi ayah.

Saat para wartawan sibuk mengambil foto ibu orangutan dan anaknya, Rabu (24/10), Theodora tampak membuai Java, sebelum kemudian menggendong di bahunya.

“Dia dalam keadaan baik. Dia menyusui dengan baik. Kami beruntung memiliki kedekatan antara petugas kebun binatang dan ibunya, yang datang ke kami dan memperkenalkan bayinya,” kata dokter hewan, Dylan Duby.

Baca juga   Greenpeace Keluar Dari Grup Sertifikasi Produk Hutan Berkelanjutan

“Terdapat juga perawatan evaluasi kesehatan secara keseluruhan, dengan tentunya menjaga jarak, karena perhatian kami tidak terpaku pada hubungan antara ibu dan anaknya.”

Kata kebun binatang Paris, Java adalah bayi orangutan pertama yang lahir sejak 2005. Mereka berencana untuk membiarkan Theodora membesarkannya sebelum Java dipindahkan ke kebun binatang lain.

Baik orangutan Borneo dan Sumatra, yang hidup di hutan Malaysia dan Indonesia, termasuk hewan “langka dan terancam punah” menurut Konservasi Alam Internasional Union. Populasi orangutan semakin menurun akibat perburuan dan rusaknya habitat mereka. [vp/ft]