Mantan PM Malaysia Najib Razak didakwa dengan enam dakwaan

Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak didakwa dengan enam dakwaan pelanggaran pidana kepercayaan terkait dana pemerintah senilai $1,5 miliar, Kamis (25/10).

Mantan PM Malaysia Najib Razak didakwa dengan enam dakwaan
Mantan PM Malaysia Najib Razak didakwa dengan enam dakwaan

Enam dakwaan tersebut adalah tambahan dari 32 dakwaan yang sudah dijatuhkan untuk pencucian uang dan penggelapan.

Mantan bendahara Najib, Irwan Serigar Abdullah, juga dikenai dakwaan yang sama dan menjadi pejabat pemerintah pertama yang didakwa sejak Najib secara tak terduga tersingkir dalam pemilihan umum Mei lalu.

Keduanya menyatakan tak bersalah untuk seluruh dakwaan. Untuk setiap dakwaan, hukumannya adalah maksimum 20 tahun penjara, denda uang, dan hukum cambuk. Namun karena Najib dan Irwan sudah berusia lebih dari 50 tahun, maka keduanya dibebaskan dari hukum cambuk.

Baca juga   Najib Razak Kembali Jalani Pemeriksaan Komisi Antikorupsi

“Tidak ada dalam dakwaan yang menunjukan tindakan yang saya ambil memberikan keuntungan untuk saya,” kata Najib dalam konferensi pers, setelah persidangan, seperti dilaporkan Reuters.

Empat dari enam dakwaan yang dijatuhkan pada Kamis adalah penggunaan dana 4,78 miliar ringgit untuk penyelesaian kesepakatan antara 1MDB dan pendanaan negara Abu Dhabi, IPIC, kata Azam Baki, deputi komisioner komisi pemberantasan korupsi Malaysia.

Pengacara Najib, Muhammad Shafee Abdullah mengatakan kliennya tidak mendapat keuntungan pribadi dari transaksi tersebut. [ft/au]

Penulis yang menyukai musik hingar bingar , jazz dan classic, gemar traveling, mencintai hidup, menghargai perbedaan, gak suka ribet, dan menyukai green tea.