Menko Polhukam Wiranto Ajak Elemen Bangsa Untuk Bela Negara

Menko Polhukam Wiranto membuka acara Forum Koordinasi dan Sinkronisasi Bela Negara. Dengan tema ‘Sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 7 tahun 2018 Tentang Rencana Aksi Nasional Bela Negara Tahun 2018-2019″.

Perkembangan dunia global yang dinamis, menjadikan ancaman keamanan dalam suatu negara juga ikut berubah.

Tidak lagi berupa peperangan, saat ini telah muncul banyak ancaman baru yang dapat mengganggu kedaulatan suatu negara.

Pemerintah Indonesia juga mewaspadai ancaman keamanan dan kedaulatan nasional, yang saat ini tidak hanya berasal dari luar negeri, melainkan juga dari dalam negeri sendiri.

Menko Polhukam Wiranto memberikan pidato pada Forum Koordinasi dan Sinkronisasi Bela Negara di Sidoarjo, Senin 29/10. (VOA/Petrus Riski)
Menko Polhukam Wiranto memberikan pidato pada Forum Koordinasi dan Sinkronisasi Bela Negara di Sidoarjo, Senin 29/10. (VOA/Petrus Riski)

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan, pengenalan dan pemahaman mengenai beragam ancaman yang dapat mengganggu kedaulatan bangsa.

Harus diketahui tidak hanya oleh aparat keamanan melainkan juga seluruh warga sipil. Upaya mengganti ideologi dan dasar negara merupakan ancaman nyata yang harus disikapi dengan tegas, terutama karena ancaman itu muncul dari dalam negeri itu sendiri.

Baca juga   Basarnas Akhiri Pencarian Korban Kecelakaan Lion Air JT 610

Dalam perkembangan dinamika internasional, ancaman bukan berarti hilang, beragam malah.  Ada ancaman-ancaman narkoba, ada ancaman terorisme, radikalisme, kemudaian ada suatu ancaman baru yang kita sebut dengan cyber attack.

Dengan turunannya misalnya saja hoax, kemudian ujaran kebencian lewat media sosial, ini semua kan ancaman baru yang tidak boleh kita anggap enteng. Ujar Wiranto.

Melalui Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2018 Tentang Rencana Aksi Nasional Bela Negara Tahun 2018-2019.

Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk terlibat dalam aksi bela negara. Aksi bela negara merupakan salah satu cara untuk mempertahankan kedaulatan serta keberlangsungan negara, agar tidak sampai hancur dan punah akibat tidak adanya lagi semangat persatuan dan persaudaraan.

Baca juga   Bela Negara,Sutarmidji Meminta Tidak Ada Lagi Pihak Yang Mempertentangkan Pancasila Dengan Agama Apapun

Masing-masing itu nanti ada namanya modulnya, masing-masing mempunyai suatu cara untuk mereka punya kesadaran dalam rangka bela negara.

Wantanas nanti akan membuat modul utama, kemudian modul dilemparkan ke kementerian/ lembaga terkait, mereka akan buat modul sendiri.

Modul-modul itu akan disatukan nanti dalam konsep bela negara nasional, sesuai Instruksi Presiden nomor 7 tahun 2018,” pungkas Wiranto.(em/pr)

 

Penulis yang menyukai musik hingar bingar , jazz dan classic, gemar traveling, mencintai hidup, menghargai perbedaan, gak suka ribet, dan menyukai green tea.