Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menolak digelarnya acara Annual Meeting Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (WB) di Bali. Mereka menyayangkan anggaran yang dikeluarkan pemerintah terlalu besar.

“Iya betul (menolak), karena hal tersebut menurut kami sangat substantif, kami pahami annual meeting IMF/WB tersebut tidak bisa dibatalkan karena anggaran yang sangat besar tersebut sudah dikeluarkan pemerintah dari APBN, namun kami menyarankan melakukan penghematan,” kata koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, lewat pesan singkat, Minggu (7/10/2018).

Diketahui, Koalisi Indonesia Adil dan Makmur memprotes biaya penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF-World ini dengan tak akan mengutus wakil yang diundang ke pertemuan itu. Sebagaimana diketahui, anggaran pertemuan IMF di Bali sekitar Rp 855,5 miliar.

Sebelumnya, Sekjen PSI Raja Juli Antoni menilai penolakan terhadap acara tersebut seagai sebuah pengalihan isu dari kasus Ratna Sarumpaet. Menurutnya, negara besar harus juga mengerjakan hal-hal yang besar. Sibuknya penanganan gempa dan tsunami di Sulteng tak serta merta membuat pertemuan IMF-WB hingga Asian Para Games 2018 terbengkalai.

Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional IMF dan Bank Dunia siap dilangsungkan di Nusa Dua, Bali, minggu depan. Lebih dari 34.000 ribu peserta telah mendaftar untuk mengikuti pertemuan para pengambil kebijakan dunia itu, jauh melampaui target Indonesia yang semula menargetkan 19.000 peserta.

Luhut Binsar Panjaitan yang merupakan ketua panitia nasional penyelenggaraan acara itu dalam keterangan tertulis yang diterima VOA hari Jum’at (5/10) mengatakan lonjakan peserta pertemuan ini diperkirakan akan memberi dampak pada pertumbuhan ekonomi Bali.

“Hasil studi Bappenas, dengan jumlah peserta IMF-Bank Dunia yang kita hitung 19.000 orang, maka ada tambahan asumsi pertumbuhan ekonomi di Bali hingga 0,64%. Berarti menjadi 6,54% dan itu lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional.”

Luhut Binsar Panjaitan bersama Secretary of Fund and Director IMF, Jianlin Hai mengunjungi Posko Pengungsian Gempa dan Tsunami di Kelurahan Duyu, Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (5/10), dan menyerahkan secara simbolin bantuan beras sebanyak 20 ton dan bahan
Luhut Binsar Panjaitan bersama Secretary of Fund and Director IMF, Jianlin Hai mengunjungi Posko Pengungsian Gempa dan Tsunami di Kelurahan Duyu, Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (5/10), dan menyerahkan secara simbolin bantuan beras sebanyak 20 ton dan bahan

Christine Lagarde Puji Ketahanan Ekonomi Indonesia

Baca juga   Marak Bisnis Penukaran Uang Jelang Lebaran

Sebelumnya Direktur Pelaksana dan Ketua Dana Moneter Internasional IMF Christine Lagarde hari Sabtu (6/10) memuji performa ekonomi Indonesia. Lagarde, sebagaimana dikutip Luhut, mengatakan “kagum melihat resilience (ketahanan.red) ekonomi Indonesia. Kalian kompak karena presiden-mu memberikan contoh yang bagus, memberikan satu contoh pada negara-negara sedang berkembang lain bagaimana presiden yang sederhana, tidak ada bisnis dengan pemerintah, fokus pada pekerjaannya, dan memiliki tim yang bagus.”

Luhut mengatakan telah menelfon mantan menteri yang mengecam penyelenggaraan pertemuan tahunan itu. “Sudah saya telfon dia,” tegasnya tanpa merinci siapa yang dimaksud.

Portal Berita Online Harian Menyajikan Informasi Kalimantan Barat, Nasional,Internasional, Bisnis,Teknologi, Traveling,Budaya, Gaya hidup,Kesehatan, Kuliner, olahraga, Film, Musik, dibangun melalui inovasi dan teknologi terkini.