Bentuk Nyata Pelajar Kayong Utara Bantu Muslim Etnis Rohingya

Bentuk Nyata Pelajar Kayong Utara Bantu Muslim Etnis Rohingya

GENCIL NEWS – KAYONG UTARA – Masyarakat muslim etnis Rohingya saat ini tengah mengalami penindasan disebabkan gejolak di negara Myanmar sehingga mereka pun terpaksa mengungsi ke daerah dan negara lain yang lebih aman.

Dunia pun dibuat prihatin atas kejadian ini, termasuk Indonesia. Beberapa organisasi di Indonesia mengecam aksi tersebut. Berbagai aksi pun digelar agar pemerintah Myanmar menghentikan aksi brutalnya.

Bahkan para pelajar di Indonesia turut andil menggelar aksi dengan cara menggalang dana untuk membantu penduduk etnis Rohingya.

Misalnya di Kabupaten Kayong Utara beberapa pelajar mulai melakukan pengggalangan dana untuk penduduk etnis Rohingya.

Melky salah satu koordintor penggalangan dana mengatakan, penggalangan dana tersebut, merupakan aksi murni dari beberapa pemuda yang tergabung yang ingin membantu saudara muslim yang ada di Myanmar.

Masih menurut Melky yang merupakan pelajar SMAN 1 Sukadana bahwa kegiatan tersebut bermaksud untuk menggalang dana untuk membantu saudara muslim Rohingya.

“Hal ini juga secara tidak langsung telah mengajarkan kami untuk berpartisipasi dalam kegiatan positif dan peduli terhadap sesama. Dan kami membentuk tim penggalangan dana ini sudah dilakukan jauh-jauh hari,” ujarnya seperti dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (12/9).

Harapan Melky dan kawan-kawannya penggalangan dana yang dilakukan selama dua hari ini dapat bermanfaat seberapa pun hasilnya.

“Semoga dapat bermanfaat bagi saudara-saudara muslim kita disana,” ujar Melky semangat.

Melky mengatakan kegiatan penggalangan dana tersebut, pihaknya sudah terlebih dahulu melakukan koordinasi kebeberapa pihak, baik dari sekolah hingga pemberitahuan kepada pihak kepolisian.

Nantinya, hasil dari penggalangan dana itu akan disalurkan kepada pihak yang sudah terpercaya untuk menyalurkan langsung bantuan yang telah dikumpulkannya tersebut.

Semoga aksi pelajar di Kayong Utara ini dapat menjadi contoh bagi para pelajar lainnya di daerah lain. Hal ini merupakan bentuk nyata kepedulian pelajar terhadap saudara muslim yang sedang dilanda musibah.