Harga Melejit, Pedagang Sulit Jual Ayam Potong

GENCILNEWS – Sejumlah pedagang ayam mengeluhkan naiknya harga ayam potong yang melejit sangat tinggi.

Ini membuat para penjual ayam di sejumlah pasar tradisional maupun penjual eceran terpaksa menaikkan harga ayam potong hingga mencapai Rp 50 ribu. Ini diungkapkan Jhoni (45) pedagang sayur dan ayam keliling ini, Sabtu kemarin.

“Kami terpaksa menjual ayam potong dengan harga tinggi karena kami membeli ke peternak ayam pun sudah tinggi,” ujarnya.

Akibatnya, omset Jhoni pun drastis berkurang bahkan jika dalam satu hari ini hanya bisa dihitung jari ayam potong yang laku terjual.

“Biasanya satu hari habis semua dagangan tapi seminggu ini beberapa potong saja yang laku. Mau bagaimana lagi, terpaksa kita beli ke peternak ayam sedikit saja karena kalau tidak laku ayam potong bisa tidak segar lagi,” paparnya.

Hal sama juga dikeluhkan penjual ayam di Pasar Teratai. Pasar yang tidak pernah sepi dari aktivitas jual beli ini juga terkena imbasnya.

Sejumlah penjual ayam potong mengaku bingung dengan harga ayam di peternak yang sangat tinggi dari hari biasa.

“Kami sebagai penjual yang mengambil dari peternak bingung jualnya berapa. Kalau masih harga lama pasti kami tak balik modal jika ketinggian susah lakunya dan memang orang-orang ketika tahu harga ayam mahal mereka tidak jadi beli,” ungkap Ridwan penjual ayam potong di pasar Teratai ini mengeluh. Ia berharap ada upaya dari pemerintah untuk kenaikan ini.

“Kami pedagang tidak taulah, ini kan bisa diambil sikap oleh pemerintah terkait kenaikan yang sudah tidak wajar. Kami pedagang yang terkena imbasnya,” ucap Ridwan. (all)