Andrea Dovizioso mengakui dia ‘sangat kecewa’ dengan hasil Grand Prix Austria, menggunakan terlalu banyak “ban” berusaha untuk menyalip Jorge Lorenzo.

Dikutip dari CRASH, Andrea Dovizioso menyatakan kekecewaannya karena kehilangan kemenangan di motogp Austria, pasalnya memilih ban belakang yang salah membuatnya tercecer dari marquez dan lorenzo.

Dovizioso adalah pemenang perlombaan di sini tahun lalu. Kecepatan pada latihan bebas menunjukkan optimismenya.

Dovizioso merasa dia memiliki kecepatan yang lebih baik setelah menemukan ritmenya dengan bagian belakang medium.

Tapi resikonya adalah mengkonsumsi terlalu banyak karet ban belakang ketika ia berulang kali mencoba untuk mendapatkan posisi di depan marquez dan lorenzo.

“Saya tidak dapat menempatkan [diri] pada posisi yang benar dari awal,” kata Dovizioso.

Baca juga   Trump Pertimbangkan Berikan Ampunan bagi Muhammad Ali

“Setelah menyalip dari Marc, saya berada di posisi keenam. Saya menyalip tiga pembalap, tetapi pada akhirnya saya ketiga dan Marc mulai mendorong.

“Kami bisa tetap di sana dengan kecepatan yang sama, tetapi pada akhirnya mungkin karena  pilihan ban bukan yang terbaik, akhirnya saya tak dapat menyalip keduanya.

“Saya menggunakan ban belakang terlalu banyak untuk mencoba menyalip Jorge dan saya tidak bisa menyalipnya. Saya sebenarnya bisa lebih cepat di bagian balapan itu, tetapi saya tidak bisa benar-benar mempersiapkan cara terbaik untuk menyalip. Dan akhirnya saya harus  memperlambat terlalu dini di sepuluh lap sampai akhir.(jek)