Ilmuwan Amerika menetapkan bahwa “zona mati” tahunan Teluk Meksiko adalah yang terkecil keempat sejak mereka mulai memetakan daerah tersebut pada 1985.

“Zona mati” adalah kawasan di Teluk Meksiko dengan kadar oksigen rendah yang bisa membunuh ikan dan biota laut.

Dalam laporan Selasa (31/7), tim ilmuwan yang didukung National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) mengatakan, area itu hanya sekitar 40 persen ukuran rata-rata yang diperkirakan awal tahun ini berdasar kadar nitrogen dan nutrisi lain yang mengalir dari Sungai Mississippi.

Setiap tahun penipisan oksigen dimulai ketika salju mencair dan hujan musim semi membawa air tawar ke teluk. Air tawar lebih ringan daripada air asin sehingga terbentuk dua lapisan.

Baca juga   Spotify Akui 2 juta Pengguna Mengakses Layanan Bebas Iklan Tanpa Membayar

Nitrogen dan nutrisi lain dalam air tawar memberi makan alga yang tumbuh cepat dan mikroorganisme pada bagian atas.Mikroorganisme itu mati dan jatuh ke dasar, dimana peluruhan mereka menghabiskan oksigen dari bawah ke atas, menciptakan zona mati. [ka]

Portal Berita Online Harian Menyajikan Informasi Kalimantan Barat, Nasional,Internasional, Bisnis,Teknologi, Traveling,Budaya, Gaya hidup,Kesehatan, Kuliner, olahraga, Film, Musik, dibangun melalui inovasi dan teknologi terkini.