TVRI Kalbar Diminta Terus Berinovasi

 

 

19 September menjadi hari bersejarah bagi  Televisi Republik Indonesia (TVRI). Bertambahnya usia Televisi Republik Indonesia di daerah, khususnya stasiun Kalimantan Barat mendapat saran dari Kepala Badan Pusat Statistik Kalbar, Pitono.

“Tentu kita ucapkan selamat kepada TVRI yang bertambah lagi usianya, semoga makin baik dan makin jaya selalu dan mengedukasi serta menjadi bagain dari Kalbar,” ujarnya.

Hadirnya stasiun pemancar Televisi Republik Indonesia di daerah cukup memberi peran dan menjadi peluang untuk meningkatkan potensi daerah untuk diketahui masyarakat luas secara lokal, nasional, mancanegara bahkan dunia.

“Guna media masa adalah untuk menedukasi agar masyarakt Kalbar dalam memperoleh informasi tentang Kalbar. Peran media apalagi sekelas TVRi sangat besar bagi kemajuan daerah,” ujarnya.

Baca juga   Tim Ma, Imigran Sukses Berbisnis Restoran

Tvri Stasiun Kalimantan Barat, bertambah usia diangka 20 tahun. Hadirnya TVRI di provinsi Kalbar sudah cukup meningkatkan partisipatif masyarakat dalam melakukan pembangunan ekonomi mikro dan makro.

Kalbar dalam berita katanya sudah menjadi tayangan terfavorit bagi masyarakat Kalbar.

Pada tahun 1980 TVRI di Kalimantan Barat memiliki satuan transmisi di Sanggau Ledo, Balai Karangan dan Semitau. Memasuki tahun 1982 sektor transmisi Kalbar di perluas di daerah Sanggau, Sintang, Nanga Merakai, Sambas, Ketapang dan Putussibau dengan kekuatan transmisi tidak merata atau antara 1 hingga 5 kilowat.

TVRI kembali memperkuat satuan transmisinya dengan membangun wilayah Kendawangan dan Nanga Pinoh, serta Kota Singkawang.

Bahkan kini sudah ada di Nanga Tepuai, Nanga Badau, Senaning, Serimbu, Sukadana dan Bengkayang pun sudah dapat menerima siaran TVRI. (all)