Abdul Karim: Golkar akan Menang di Kayong Utara karena Sebab Ini

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kayong Utara (KKU) Abdul Karim, SH

KAYONG UTARA – Masyarakat Kayong Utara sudah sangat familiar dengan Partai Golkar dan Partai Golkar sempat berjaya dari tahun 2004-2009 namun terjadi penurunan pada tahun 2014 – 2019. Hal tersebut terlihat dari perolehan kursi sebanyak 2 kursi. 

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kayong Utara (KKU) Abdul Karim, SH mengatakan saat ini Golkar KKU makin naik pengaruhnya disebabkan terpilihnya Midji Norsan saat Pilgub Kalbar 2018.

“Dengan terpilihnya Midji Norsan di Pilgub Kalbar, Partai Golkar KKU makin ada pengaruhnya di masyarakat,” ungkapnya saat diwawancara, Kamis (1/11/18).

Dengqn kondisi seperti itu Karim yakin Partai Golkar KKU akan mendapatkan kursi sesuai target yaitu 4 kursi di KKU.

“Saya yakin target 4 kursi akan didapatkan di KKU,” katanya.

Karim menjelaskan untuk mencapai target tersebut pihaknya akan memaksimalkan para caleg Partai Golkar KKU untuk turun langsung ke masyarakat secara intens dengan cara memberikan edukasi politik serta menyampaikan  program Partai Golkar termasuk pengenalan diri para Caleg ke masyarakat.

Karim mengungkapkan jumlah caleg Partai Golkar di KKU saat ini berjumlah 25 caleg dengan 4 Dapil.  “Jumlahnya ada 25 caleg yaitu Dapil 1 berjumlah 5 orang, 4 caleg di Dapil 2, dan 9 Caleg di Dapil 3, serta 7 caleg di Dapil 4,” jelas tenaga ahli di DPRD KKU tahun 2015-2017 ini.

Baca juga   Pj Walikota Jawab Tantangan DPRD Kota Pontianak

Menurut Karim, KKU dikenal basis Partai Golkar dan sudah dikenal masyarakat sehingga seharusnya tidak sulit untuk menaikkan elektabilitas serta mensosialisasi Partai Golkar di KKU. 

“Tinggal bagaimana membuna kembali sehingga masyarakat kembali ke mengenal Golkar,” imbuhnya.

Karim mengatakan sesuai arahan Ketum Partai Golkar bahwa kader Golkar harus bersatu untuk memenangkan Golkar di KKU dengan target 10.000 suara. Dia berpesan agar para caleg harus bersatu dan jangan saling berkompetisi satu sama lain. Begitu juga para caleg pusat bisa bekerja sama dengan caleg daerah.

“Harapan saya calon dari pusat harus ada kerjasama dengan kabupaten karena caleg dari daerah lebih dekat dengan masyarakat,” ujar mantan anggota DPRD tahun 2004-2009 tersebut.

Terkait kehadiran Subhan Noviar, Karim menyambut baik kedatangannya karena figur pusat memang dibutuhkan di daerah. 

“Saya sangat mendukung kedatangan Subhan Noviar, figur seperti beliau itu diharapkan untuk menjalin kebersamaan dalam berjuang memenangkan Partai Golkar di KKU,” ujarnya.

Baca juga   Kerusuhan Terkait Mesjid Berhasil Diredakan

Karim juga menyambut baik program yang dibawa Subhan untuk memajukan KKU dan membesarkan Partai Golkar KKU. “Dengan program untuk memajukan KKU beliau sudah cocok di KKU, saya yakin KKU akan maju jika Subhan bisa naik di DPR RI,” jelasnya.

Karim menginginkan marwah Partai Golkar akan terjaga di KKU. Dia juga berharap para caleg yang terpilih nanti tidak melupakan KKU.

“Saya ingin mengembalikan kembali marwah Golkar di KKU, pesan saya jangan sampai sudah terpilih para caleg malah lupa membangun KKU,” pintanya.

Karim juga berharap akan terus ada pembinaan untuk lara kader Golkar KKU dari DPP Golkar. “Karena masih jarang sekali pembinaan kepada kader Golkar di KKU,” harapnya.

Karim berharap masyarakat KKU dapat memilih Golkar sebagai upaya untuk memajukan KKU. “Sebagaimana tagline Golkar ‘Suara Rakyat Suara Golkar’ maka saya berharap agar masyarakat dapat memilih Partai Golkar sehingga KKU maju dan sejahtera. Mari kita bangun KKU lebih maju dan sejahtera bersama Partai Golkar,” tukasnya.

Penulis yang suka nulis