Anggota DPR RI: Copot Kapolda Jika Tak Dapat Menjaga Kalbar Aman Jelang Pilkada

GENCIL.NEWS PONTIANAK-Kalimantan Barat merupakan provinsi dengan tingkat kerawanan tertinggi jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Juni mendatang.

Mengantisipasi hal tersebut, anggota DPR RI Erwin TPL Tobing menegaskan menjadi sebuah kewajiban pihak keamanan akan menjaga suasana kondusif jelang hingga Pilkada berlangung.

“Kapolda Kalbar dalam hal ini pihak keamanan yang bertanggung jawab akan kawasan di 14 Kabupaten/kota yang ada yang harus mengantisipasi,” ungkapnya kepada Gencilnews  Selasa (13/2/2018).

Menurutnya dengan adanya pernyataan Kapolri akan tingkat kerawanan di Kalbar, maka harusnya hal tersebut menjadi warning untuk pihak keamanan dan sudah sewajarnya jika bersiap guna mengantisipasi kemungkinan yang akan terjadi.

“Langkah-langkah yang harus dijalankan sudah harus dipersiapkan dari sekarang, dan jika sampai benar terjadi konflik, maka Kapolda disarankan untuk diganti, karena itu bentuk pertanggungjawabannya,” tegasnya.

Mantan Kapolda Tahun 2009 hingga 2011 ini menjelaskan jangan sampai kejadian mendadak terjadi namun Polda Kalbar belum menyusun langkah-langkah yang harusnya sudah diantisipasi dari sekarang.

Baca juga   Kalbar Belum Selesaikan Aset Tera

“Meski demikian sepengalaman saya saya yakin Kapolda Kalbar yang sekarang mampu mengatasinya,” jelasnya.

Ia menambahkan jikalau kerawanan akhirnya terjadi namun jika pengamanan siap maka Kapolda Kalbar dianggap siap dalam mengantisipasi keamanan di Kalbar saat Pemilu berlangsung.

“Bagaimanapun menjadi hak masyarakat mendapatkan ketenangan baik saat Pilkada maupun dihari-hari biasa,” pungkasnya.

Pada 21 July 2017 Irjen Polisi (Purnawirawan) Drs. Erwin TPL Tobing dilantik menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 sebagai Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Karolin Margret Natasa yang terpilih menjadi Bupati Landak pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017.  Erwin mewakili Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dari Dapil Kalimantan Barat.

Erwin adalah seorang perwira senior Kepolisian dan terakhir menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Barat (2009-2010).  Setelah pensiun dari Kepolisian, di 2011 Erwin menjabat sebagai Komisaris dari PT Nusapati Prima, anak perusahaan dari Grup Indonusa Dwitama, yang bergerak di bidang tambang bauxite di Kalimantan Barat.

Baca juga   PLN Kalbar Operasikan Gardu Induk dan SUTT Siantan-Tayan Sirkit

Pada masa kerja 2014-2019, Erwin bertugas di Komisi 6 yang membidangi BUMN, Perindustrian, Koperasi dan Perdagangan.

Selesai SLTA, Erwin TPL Tobing memulai karirnya sebagai Polisi dan mendapat pangkat Reserse di 1978.  Erwin meniti karirnya di Kepolisian hingga menjabat sebagai Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Provinsi Bangka Belitung, Direktur Akademi Kepolisian dan sebagai Kapolda Provinsi Kalimantan Barat (2009-2010).

Pada Pileg 2014, Erwin maju mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif namun gagal mendapatkan kursi sebagai Anggota DPR-RI.

Di 2015, Erwin Tobing dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Himpunan Rukun Tani Indonesia (HKTI) periode 2015-2020.

Pada 21 Juli 2017, Erwin dilantik menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 sebagai Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Karolin Margret Natasa yang dilantik menjadi Bupati Landak pada Pilkada 2017.

(dpw)

 

Portal Berita Online Harian Menyajikan Informasi Kalimantan Barat, Nasional,Internasional, Bisnis,Teknologi, Traveling,Budaya, Gaya hidup,Kesehatan, Kuliner, olahraga, Film, Musik, dibangun melalui inovasi dan teknologi terkini.