Harapkan Kapolda Kalbar Jadi Sahabat Nelayan

GENCIL.NEWS MEMPAWAH – Terkait akan keputusan Presiden yang melegalkan cantrang untuk beroperasi bagi para nelayan, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Daniel Johan, meminta pihak Kepolisian Daerah (Polda) Kalbar untuk tidak menangkap nelayan yang menggunakan alat tangkap ikan tersebut.

“Kita meminta kepada Kapolda Kalbar dapat menjadi sahabatnya nelayan, tidak menangkap nelayan, justru bisa melindungi keberadaan nelayan sehingga sampai ada keputusan final dari pemerintah terhadap kebijakan cantrang,” ujarnya kepada awak media saat menghadiri undangan silaturahmi bersama nelayan di Mempawah, belum lama ini.

 

Baca Juga  Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Sayangkan Putusan Presiden Beratkan Nelayan

 

Dalam waktu dekat, dirinya bersama nelayan di Kalbar akan membuat surat pernyataan kepada Kapolda agar bisa menindaklanjuti instruksi Kapolri untuk tidak menangkap nelayan cantrang.

Baca juga   Dongkrak Eksistensi Di Pariwisata, Pemerintah Ketapang Gelar Expo

“Menindaklanjuti apa yang sudah disampaikan oleh Kapolri, Kapolda bisa membuat surat edaran agar tidak dilakukan penangkapan terhadap nelayan,” katanya.

 

Baca Juga Menteri Susi Bentuk Satgas untuk Atasi Cantrang

 

Sebagai Wakil Ketua Komisi IV, Daniel mengakui akan menulis surat meminta dan memohon kepada Pak Kapolda mengeluarkan surat edaran tersebut.

Politisi PKB ini juga mengapresiasi Kapolri yang sudah menindaklanjuti amanat Presiden untuk tidak lagi menangkap nelayan cantrang.

Ia menjelaskan, amanat ini tidak hanya diberlakukan di lima kabupaten daerah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah ssbagaimana diungkapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, tetapi nelayan di mana pun se-Indonesia.

“Dari Sabang sampai Merauke tidak boleh ada penangkapan,” tegasnya. (dpw)

Baca juga   Petani Dan Nelayan Kalbar Di Berikan Diklat

 

Portal Berita Online Harian Menyajikan Informasi Kalimantan Barat, Nasional,Internasional, Bisnis,Teknologi, Traveling,Budaya, Gaya hidup,Kesehatan, Kuliner, olahraga, Film, Musik, dibangun melalui inovasi dan teknologi terkini.