Harapkan Kesejahteraan Warga Sungai Rengas

GENCIL.NEWS PONTIANAK-Anggota DPRD Provinsi Kalbar Dapil Mempawah dan Kubu Raya, Meiske Anggrainy melakukan reses sekaligus menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan, Harapan Kita Sejahtera. Terletak di Gang Tanggul Karya, Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Kubu Raya, Kamis (22/2/2018).

“Saya sangat mendukung, peletakan batu pertama ini adalah simbol untuk nantinya dilokasi ini akan berdiri sarana pendidikan,” ujar Meiske kepada wartawan usai kegiatan.

Meiske berharap dengan berdirinya sekolah ini dapat mendukung pendidikan warga Desa Sungai Rengas. Ia memastikan Komisi V DPRD Kalbar akan selalu mendukung rencana pembangunan sekolah ini.

“Jadi warga desa disini kalau sekolahnya sudah berdiri, tidak perlu lagi jauh-jauh ke Pontianak,” tuturnya.

Dibalik pembangunan SMK Kesehatan, Harapan Kita Sejahtera ini, adalah Wahyuningsih, ibu berumur 47 tahun itu bersedia mewakafkan tanahnya demi meringankan kekhawatiran banyak pihak mengenai jauhnya akses sekolah menengah di Desa itu. Tanah seluas 1.200 meter ia wakafkan demi terwujudnya rencana pembangunan SMK Kesehatan, Harapan Kita Sejahtera.

“Saya lihat kondisi anak-anak sekolah ini, terlalu jauh kalau daftar harus ke Kota Pontianak. Jadi itulah motivasi saya untuk mewakafkan tanah sebagai sarana disini, supaya anak-anak tidak putus sekolahnya. Kalau jauh kan banyak kendala. Seperti kita ngantar kan harus pakai motor,” ungkapnya.

Baca juga   Daya Magnetik Kepiting Bakau Kubu Raya

Diakui dia, selama ini jika warga Desa Sungai Rengas ingin melanjutkan pendidikan di jenjang sekolah menengah atas/kejuruan maka harus ke Kota Pontianak. Akses jalan yang lumayan jauh dan keadaan infrastruktur yang belum merata itu telah memberatkan warga hingga saat ini.

“Disini ada tapi hanya SD (Sekolah Dasar). Lagipula kuota pendaftaran di kota kan juga terbatas. Jadi biarlah dibangun SMK ini disini supaya bisa memudahkan anak-anak untuk sekolah,” kata Wahyuningsih.

“Rencananya akan dibangun habis panen ini soalnya masih ada padi, kalau tidak sih rencananya bulan februari ini. Kalau anggaran saya tidak thau, saya hanya mewakafkan saja,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan SMK Kesehatan Harapan Kita Sejahtera,  Suhardi bersyukur karena ada donatur yang mau mewakafkan lahannya untuk  pembangunan  SMK yang akan menjadi fasilitas pendidikan  bagi anak-anak di Sungai Rengas.

“Kita bersyukur ada warga yang mau mewakafkan lahannya untuk pembangunan SMK ini,” ungkap Suhardi.

Baca juga   Benny Farianto: Pendaftar Hanura Miliki Peluang Yang Sama

Diakui Suhardi, pembangunan SMK ini bermodalkan  animo masyarakat  yang tinggi dan adanya donatur yang menghibahkan  lahan. Dana yang diperoleh untuk pembangunan ini berdasarkan hasil swadaya masyarakat dan para donatur.

Kini SMA dan SMK telah diambil alih provinsi, maka ia dan pihaknya berkoordinasi  dengan pihak provinsi. Suhardi berharap dengan menyediakan fasilitas  pendidikan ini dapat menampung anak-anak  yang berada disana.

“Sungai Rengas  memang berbatasan langsung dengan kota.  Tapi setiap tahunnya anak yang berada di daerah Sungai Rengas tak bisa diakomodir oleh sekolah yang ada di Kota, karena daya tampung mereka juga terbatas,” ujarnya.

Sebetulnya SMK Kesehatan  ini telah berdiri sejak  tahun ajaran 2016-2017, tapi statusnya  masih menumpang pada bangunan Rhaudatul Islamiyah Pal V.

“Dana kita memang masih minim, tapi sambil berjalan kita akan terus mengumpulkan. Sekarang ini, kita masih menumpang di  Raidhatul Islamiyah Pal IX dan perjanjian kita menumpang itu sampai 2019,” pungkasnya. (dpw)

 

Portal Berita Online Harian Menyajikan Informasi Kalimantan Barat, Nasional,Internasional, Bisnis,Teknologi, Traveling,Budaya, Gaya hidup,Kesehatan, Kuliner, olahraga, Film, Musik, dibangun melalui inovasi dan teknologi terkini.