HIPMI Kalbar Menang Kompetisi Start Up di Malaysia

BPD HIPMI KalBar kembali mencetak prestasi di kancah internasional dalam kompetisi start up di Serawak, Malaysia.

Perjuangan tim Startup HIPMI Kalimantan Barat selama hampir 4 bulan dalam Kompetisi Startup Tingkat Asia akhirnya membuahkan hasil.

Pengumuman lomba yang diumumkan pada tanggal 29 Desember menjadi hadiah di akhir tahun 2018.

2 Utusan Business Start Up dari Pengurus BPD HIPMI KalBar menjadi pemenang. Yang membanggakan pemenang utama adalah dari Indonesia yang diraih oleh BorneoSkyCam dan Pemenang kategori Best Idea adalah MyAgro. Masing-masing mendapatkan grandprize uang tunai ribuan ringgit dan mendapat akses promotif ke pasar internasional.

Uray Tiar Fahrozi Ketua Bidang Agribisnis, Agroindustri dan Kemaritiman BPD HIPMI KalBar yang juga merupakan CEO dari Myagro seperti yang dikatakan dalam status Facebooknya menyampaikan “Alhamdulillah, hadiah akhir tahun. Jalani prosesnya biar hasilnya Allah azza wa jalla yang tentukan.

Uray Tiar juga mengucapkan terimakasih dan merasa bersyukur atas pencapaian yang di raih dan dukungan yang diberikan oleh Ketua Umum BPD HIPMI KalImantan Barat Denia Yuniarti Abdussamad atas peluang dan support yang diberikan kepada kader-kader untuk bebas berkarya

Baca juga   BPD HIPMI KalBar Kirim Kader Start Up Unggulan ke Kompetisi tingkat Asia

Hajon Mahdy Mahmudin – CMO Borneo Skycam yang juga merupakan Ketua Kompartemen Start Up BPD HIPMI KalBar memberikan pernyataan terkait kemenangan BorneoSkyCam dalam kompetisi start up tingkat asia tersebut.

“ Kami berharap, kemenangan ini membuka pintu stakeholder untuk melihat riset kami ini sehingga bisa bekerjasama dengan kami untuk melanjutkan riset ini sampai bisa jadi sebuah produk yg bisa digunakan sebagaimana mestinya, karena pesawat ini multiguna kedepannya, selain bisa digunakan untuk pemetaan lahan luas, bisa digunakan untuk surveilence militer bahkan bisa digunakan sebagai BTS mobile ke daerah pedalaman”

Kompetisi Starup Borneo Tingkat Asia yang diselenggarakan di Malaysia ini membutuhkan waktu hampir 4 bulan, agak berbeda dengan kompetisi serupa yang biasanya diselenggarakan dalam waktu satu atau dua hari.

Tiga Startup dari Pontianak yaitu MyAgro, Borneosky Cam dan Angkuts yang merupakan perwakilan Startup dari Indonesia dan HIPMI KalBar, mengikuti seleksi tahap awal di Event StartUp Borneo 2nd Pre Pitching pada tanggal 17 sampai 18 Agustus 2018.

Baca juga   Pantau Kondisi Bayi, Pemkot Berikan Layanan SMSbunda

Kemudian pada bulan Oktober 2018 Mayagro dan Borneosky Cam lolos tahap selanjutnya yaitu Final Pitching bertepatan dengan Festival Markers Meet di Perpustakan Negeri Serawarak.

Ketua Umum HIPMI KalBar Denia ketika di hubungi merasa bersyukur dan bangga atas pencapaian rekan-rekan.

“Selamat buat MyAgro dan BorneoSkyCam. Ini merupakan Kado akhir tahun, dan sebuah kepuasan tersendiri bagi kami jika melihat kawan-kawan dapat memamfaatkan networking positif dalam berHIPMI seoptimal mungkin, tahun 2019 akan lebih giat lagi kami mencetak prestasi, business start up di Kalimantan Barat bisa di andalkan jika di kompetisikan ke level internasional.

ini indikator generasi wirausahawan milenial Kalbar punya potensi, harapan kami pemerintah juga atensi dan dapat memaximalkan aset-aset milenial KalBar dalam mewujudkan KalBar Maju, karena kami di HIPMI Kalimantan Barat sebagai wadah pemersatu wirausahwan muda dalam berhimpun, berkarya beprestasi dan saling menjaga spirit, Pemeritah sebagai stakeholder dapat mengambil peran lebih kongkrit” ujar Denia.

Penulis : Ringga
Editor : Gencil News
Sumber : Gencil News